Kesurupan Massal di Sekolahku
Published under Kesurupan, SumateraDi tahun 2005 sekolahku yang terletak di kota Lampung mengadakan renovasi besar-besaran oleh pemerintah karena sekolahku merupakan salah satu sekolah berprestasi. Pada awal dimulainya renovasi sekolahku sudah dirasakan hal-hal aneh yang terjadi, seperti sumur yang mengeluarkan wangi bunga melati saat pemasangan pompa air. Tidak sampai disitu, kejadian aneh semakin sering terjadi ketika gedung-gedung lama mulai dihancurkan satu per satu. Dan puncak kejadian terjadi pada hari Senin saat upacara bendera telah selesai, ada seorang siswi temanku yang berlari sambil berteriak histeris kemudian pingsan.
Setelah itu guru-guru sekolah kami membawanya ke UKS. Tidak lama setelah itu ia pun tersadar sambil menangis bahwa ia melihat seorang nenek tua membuang anak bayi ke dalam sumur tua sekolah kami. Tak lama berselang ia pun tertawa sendiri dan berteriak histeris seperti kesurupan. Tidak lama dari itu semakin banyak siswa yang kesurupan sehingga para siswa dan guru-guru kerepotan dan mendatangkan orang pintar ke sekolah kami. Dari semua siswa yang kesurupan ada berbagai makhluk yang merasuki dan berontak seakan tidak senang dengan renovasi sekolah kami.
Aroma bunga melati semakin pekat tercium di seluruh ruangan kelas sekolah kami, dan hari mulai mendung yang membuat suasana semakin mencekam. Kemudian seluruh murid dimasukkan ke dalam kelas masing-masing untuk membaca doa. Kami pun masuk kelas dan mulai berdoa menurut kepercayaaan masing-masing. Saya pun berdoa, kebetulan saya non-muslim jadi saya berdoa didalam hati, teman yang lain membaca ayat Al-quran.
Kejadian aneh mulai terjadi, teman disebelahku hanya terdiam. Ketika saya menegurnya tak lama kemudian ia menangis dan melihat ke arah saya dengan pandangan penuh amarah. Tak lama kemudian ada teman yang membacakan doa ditelinganya, semakin keras dibacakan semakin kuat ia menjerit hingga akhirnya ia berkata ingin bertemu dengan pimpinan sekolahku. Tak lama kemudian ia berjalan sendiri keluar kelas. Usut punya usut, ia kerasukan jin baik yang ingin menjelaskan kenapa hal ini terjadi. Kemudian ia berkata "Kenapa kalian menghancurkan gedung tanpa meminta ijin terlebih dahulu kepada kami".
Setelah sekian lama berdebat akhirnya pihak sekolah memulangkan seluruh murid ke rumah masing-masing guna mencegah hal yang tidak di inginkan terjadi. Keesokan harinya sekolah kami mengadakan syukuran selama 3 hari dan pemotongan seekor sapi sebagai permohonan ijin merenovasi kepada penunggu sekolah kami...
Setelah itu guru-guru sekolah kami membawanya ke UKS. Tidak lama setelah itu ia pun tersadar sambil menangis bahwa ia melihat seorang nenek tua membuang anak bayi ke dalam sumur tua sekolah kami. Tak lama berselang ia pun tertawa sendiri dan berteriak histeris seperti kesurupan. Tidak lama dari itu semakin banyak siswa yang kesurupan sehingga para siswa dan guru-guru kerepotan dan mendatangkan orang pintar ke sekolah kami. Dari semua siswa yang kesurupan ada berbagai makhluk yang merasuki dan berontak seakan tidak senang dengan renovasi sekolah kami.
Aroma bunga melati semakin pekat tercium di seluruh ruangan kelas sekolah kami, dan hari mulai mendung yang membuat suasana semakin mencekam. Kemudian seluruh murid dimasukkan ke dalam kelas masing-masing untuk membaca doa. Kami pun masuk kelas dan mulai berdoa menurut kepercayaaan masing-masing. Saya pun berdoa, kebetulan saya non-muslim jadi saya berdoa didalam hati, teman yang lain membaca ayat Al-quran.
Kejadian aneh mulai terjadi, teman disebelahku hanya terdiam. Ketika saya menegurnya tak lama kemudian ia menangis dan melihat ke arah saya dengan pandangan penuh amarah. Tak lama kemudian ada teman yang membacakan doa ditelinganya, semakin keras dibacakan semakin kuat ia menjerit hingga akhirnya ia berkata ingin bertemu dengan pimpinan sekolahku. Tak lama kemudian ia berjalan sendiri keluar kelas. Usut punya usut, ia kerasukan jin baik yang ingin menjelaskan kenapa hal ini terjadi. Kemudian ia berkata "Kenapa kalian menghancurkan gedung tanpa meminta ijin terlebih dahulu kepada kami".
Setelah sekian lama berdebat akhirnya pihak sekolah memulangkan seluruh murid ke rumah masing-masing guna mencegah hal yang tidak di inginkan terjadi. Keesokan harinya sekolah kami mengadakan syukuran selama 3 hari dan pemotongan seekor sapi sebagai permohonan ijin merenovasi kepada penunggu sekolah kami...
17 comments:
perrtamaxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx gaaaaaaaaan
yah..kirain bakal panjang.. Share lagi ya kk..next time jgn ngebut-ngebut ceritanya, ntar ditilang pa polisi..
Ketigaxx XD
lumayan2..
SEMANGAT!!!
Lumayan oke lah!!!
lumayan serem ceritanya
KOk harus minta ijin dulu sih buat merenovasi sekolahnya,, emangnya ntuh sekolah mereka yang bangun apa,, justru mareka yang harus ijin dulu karna menempati sekolah yang bukan miliknya,,, lain kali jangan kalo mereka gitu lagi gugat aja gan kepengadilan dengan pasal perbuatan yang tidak menyenangkan dan mengganggu ketertiban umum
Seru n lumayan.. Pozting lg ya..
Disekolah aku juga ada jumat an massal :-p
@salep bisul: emank bsa ya..???........
@penulis: dulu jg skolah SD q begitu,wktu di renov bnyk pnampakan2.. Tp gk ada yg ksurupan., tp stelah numpang2 dlu gk ad apa2..
~de'pe~
wow, kok tumben tumbenan kk aditya ama oxion commentnya pendek. Btw, nice story kk penulis :D
ceritanya sih seram cuman harusnya nih!!!! yang panjang share-nya!!!!!!!!!
bukan Omong Kosong..!!!
lampung. . ? T4 tnggl qu itu. . .sklah na didaerah mana ce??
maaf anda salah besar,lampung bukan kota tapi provinsi.kotanya bandar lampung dan metro,pasti anda bodoh.tapi kok bisa masuk sekolah bagus kata anda tadi ya?hehe nyogok ya?kasian bgt sih..belajar lagi yaaa pengetahuan umumnya soalnya keterlaluan sih bodohnya.gobloook!!1
Wahh... Lumayan gan.
Keep posting ya..
kerenn
Poskan Komentar
Masih terlalu banyak pengganggu...
Komentar akan ditampilkan setelah dimoderasi.