Hantu Galak Penghuni Penginapan di Yogyakarta, Chapter 1
Published under Cerita Hantu Yogyakarta, Cerita SeramHi! It`s Syesha again, saya ingin kembali menceritakan pengalaman mistis saya yang lain.
Sebelumnya saya ingin mengungkapkan sedikit tentang apa yang saya rasakan karena seringnya saya dapat melihat dan merasakan hal-hal gaib, jadi saya sering tidak ambil pusing dan merasa takut dengan apa yang saya alami, tapi tidak jarang juga saya merasa tidak enak kalau mahluk gaib yang saya rasakan kehadirannya adalah mahluk yang jahat dan jahil, seperti yang akan saya ceritakan dibawah ini.
Saat itu kami satu angkatan kelas 3 SMU (Sekarang saya sudah lulus kuliah dan bekerja) berangkat ke Yogyakarta dengan jumlah 9 Bus, dan di Yogya kami sudah menyewa 2 hotel bintang 3 sekaligus. Singkat cerita, kami sampai di hotel di Yogya jam 9 pagi, kamar sudah dibagi-bagikan oleh masing-masing guru dan pembimbing, saya mendapat kamar yang tidak terlalu luas, bersama dengan 2 teman saya yang lain. Saat itu sahabat-sahabat saya terkumpul dalam satu kamar, dengan anggota 9 orang (diatur sesuai luas kamar). Semua sahabat saya tidak mau saya berbeda kamar dengan mereka, alhasil saya terpaksa pindah dengan semua sahabat saya ke kamar yang sudah dijubeli dengan 9 perempuan bawel tersebut.
Kamar lama yang saya tinggalkan akhirnya digunakan sebagai kamar guru, dan kedua teman saya pindah kamar juga karena mereka tidak mau hanya berdua dalam satu kamar. Sebenarnya kamar ini menurut saya cukup nyaman, memang agak sedikit lembab dan pengap, tapi penunggunya tidak mengganggu dan bahkan tidak menampakan dirinya pada saya. Sekarang saya ingin menceritakan kamar yang baru, hawa disini sangat jahat, penghuninya merasa sangat terganggu karena memang mayoritas teman saya tergolong luar biasa ramai, tertawa-tawa, bercanda, gila-gilaan, karena tujuan kami ke Yogya adalah untuk bersenang-senang dan menikmati liburan.
Awal masuk kamar, saya sudah melihat penghuninya berdiri disudut kamar dengan gaun putih vintage selutut berlengan panjang, rambut panjang awut-awutan, dan wajah pucat agak tertutupi rambut. Saya melihat dari kakinya ada bekas tetesan darah yang mengering, saat itu saya pura-pura tidak melihat agar dia tidak menyadari kalau saya mengetahui kehadirannya. Saya melihat dia berjalan melayang memasuki toilet kamar. Saat itu saya masuk mengikuti ke toilet, saya lihat dia sudah tidak ada, saya buang air kecil (wc duduk) dan saya melihat keatas langi-langit toilet.
Pas di atas kepala saya ada eternit/lubang angin yang terbuka, dan ya Tuhan... Hantu itu ada di sana, di dalam eternit gelap itu. Saat itu saya langsung tatap menatap dengan hantu tersebut. Dia melotot marah ke arah saya, dan rambut panjangnya terjuntai sampai hampir mengenai kepala saya. Saat itu saya masih pura-pura tidak melihat, saya selesaikan buang air kecil dan keluar toilet tanpa merasa ada sesuatu, saya langsung tiduran dan ikut nimbrung obrolan teman-teman saya. Tapi sepertinya makhluk ini sudah mengetahui kemampuan saya melihat dia, jadi dia mengikuti saya dan berdiri di samping tempat tidur yang saya tiduri saat itu.
Dia berbicara kepada saya, awalnya saya tidak mau memperhatikan dia, suara yang dia keluarkan seperti suara jeritan tetapi tidak terdengar dan tidak jelas kata-kata yang dikeluarkan. Expresi mulutnya pun saat berbicara seperti orang yang sedang berteriak-teriak. Akhirnya saya coba fokuskan pada semua ucapan hantu tersebut dan saya palingkan wajah saya untuk melihat dia. Ini yang dia ucapkan "Saya tidak mau ganggu kalian, tapi jangan berisik! Saya tidak bisa istirahat kalau terlalu berisik". Saat itu saya tidak menjawab, saya hanya diam dan mengangguk.
Bersambung...
Sebelumnya saya ingin mengungkapkan sedikit tentang apa yang saya rasakan karena seringnya saya dapat melihat dan merasakan hal-hal gaib, jadi saya sering tidak ambil pusing dan merasa takut dengan apa yang saya alami, tapi tidak jarang juga saya merasa tidak enak kalau mahluk gaib yang saya rasakan kehadirannya adalah mahluk yang jahat dan jahil, seperti yang akan saya ceritakan dibawah ini.
Saat itu kami satu angkatan kelas 3 SMU (Sekarang saya sudah lulus kuliah dan bekerja) berangkat ke Yogyakarta dengan jumlah 9 Bus, dan di Yogya kami sudah menyewa 2 hotel bintang 3 sekaligus. Singkat cerita, kami sampai di hotel di Yogya jam 9 pagi, kamar sudah dibagi-bagikan oleh masing-masing guru dan pembimbing, saya mendapat kamar yang tidak terlalu luas, bersama dengan 2 teman saya yang lain. Saat itu sahabat-sahabat saya terkumpul dalam satu kamar, dengan anggota 9 orang (diatur sesuai luas kamar). Semua sahabat saya tidak mau saya berbeda kamar dengan mereka, alhasil saya terpaksa pindah dengan semua sahabat saya ke kamar yang sudah dijubeli dengan 9 perempuan bawel tersebut.
Kamar lama yang saya tinggalkan akhirnya digunakan sebagai kamar guru, dan kedua teman saya pindah kamar juga karena mereka tidak mau hanya berdua dalam satu kamar. Sebenarnya kamar ini menurut saya cukup nyaman, memang agak sedikit lembab dan pengap, tapi penunggunya tidak mengganggu dan bahkan tidak menampakan dirinya pada saya. Sekarang saya ingin menceritakan kamar yang baru, hawa disini sangat jahat, penghuninya merasa sangat terganggu karena memang mayoritas teman saya tergolong luar biasa ramai, tertawa-tawa, bercanda, gila-gilaan, karena tujuan kami ke Yogya adalah untuk bersenang-senang dan menikmati liburan.
Awal masuk kamar, saya sudah melihat penghuninya berdiri disudut kamar dengan gaun putih vintage selutut berlengan panjang, rambut panjang awut-awutan, dan wajah pucat agak tertutupi rambut. Saya melihat dari kakinya ada bekas tetesan darah yang mengering, saat itu saya pura-pura tidak melihat agar dia tidak menyadari kalau saya mengetahui kehadirannya. Saya melihat dia berjalan melayang memasuki toilet kamar. Saat itu saya masuk mengikuti ke toilet, saya lihat dia sudah tidak ada, saya buang air kecil (wc duduk) dan saya melihat keatas langi-langit toilet.
Pas di atas kepala saya ada eternit/lubang angin yang terbuka, dan ya Tuhan... Hantu itu ada di sana, di dalam eternit gelap itu. Saat itu saya langsung tatap menatap dengan hantu tersebut. Dia melotot marah ke arah saya, dan rambut panjangnya terjuntai sampai hampir mengenai kepala saya. Saat itu saya masih pura-pura tidak melihat, saya selesaikan buang air kecil dan keluar toilet tanpa merasa ada sesuatu, saya langsung tiduran dan ikut nimbrung obrolan teman-teman saya. Tapi sepertinya makhluk ini sudah mengetahui kemampuan saya melihat dia, jadi dia mengikuti saya dan berdiri di samping tempat tidur yang saya tiduri saat itu.
Dia berbicara kepada saya, awalnya saya tidak mau memperhatikan dia, suara yang dia keluarkan seperti suara jeritan tetapi tidak terdengar dan tidak jelas kata-kata yang dikeluarkan. Expresi mulutnya pun saat berbicara seperti orang yang sedang berteriak-teriak. Akhirnya saya coba fokuskan pada semua ucapan hantu tersebut dan saya palingkan wajah saya untuk melihat dia. Ini yang dia ucapkan "Saya tidak mau ganggu kalian, tapi jangan berisik! Saya tidak bisa istirahat kalau terlalu berisik". Saat itu saya tidak menjawab, saya hanya diam dan mengangguk.
Bersambung...
10 comments:
lumayan lah buat mata merem melek..
oiya,gw skrg kalem d blog nie.ga nakal lg.hehe
add my fb
yudy_iluvcat@yahoo.com
au cuma pengen coret'' za og!!!
sasaji wat nawak''q,
Abah :"Din, anterin ayam pesenan mang Juned 50.. Ini alamatnya"(sambil ngasi kartu nama)
Udin :"Siap bos!"
Ayam2 itu diiket ke motor, 25 dikiri, 25 dikanan, Dijalan Udin jatoh. Ayamnya pada kabur, tapi Udin malah ketawa- ketawa. Warga terheran- heran..
Warga :"Din, kenapa? Kok lo malah ketawa- ketawa?"
Udin :"Itu ayam mau pada kabur kemana coba...., Kan alamatnya ada di saya!" "Wkwkwkwkwkwkwkwk
asololey! huahauha.... kok bisa-bisanya hantu kebisingan. boong nih cerita. kalo hantu nggak suka yang bising-bising, pastilah di diskotek nggak ada hantunya.
beuh....mantap seremnya sis,ditunggu cerita selanjutanya
wehehehehe,,, lumayan serrem,, apa lagi thu pada saat rambut panjang hampir nyentuh kepala.. iikkhhss... distu bagian seremnya.. apa kaga gelli yah thu bahu.. kwkwkwkwkwk klw gw shy dah ngacirr dari WC...
seperti biasa syesha, ceritanya bagus ;)
bzzzz
ajarin donk
aq pengen liat gtuan sis....
wow..splendid..pinter bgt deskripsiin setan nya..ga terlalu literal tp dapet bgt image nya..keren.. Baca cerita kedua dl ya..
sampah-chan mengatakan:ada bapak dan anak sedang berbincang
B:nak kalau UN kamu jelek jangan pernah kau mengira aku bapakmu!
A:oke pak!
setelah lama kemudian...
B:nak gimana nilainya
A:maaf bapak siapa ya?
ini menunjukan bahwa si A nilainya 100%JELEK!
Poskan Komentar
Masih terlalu banyak pengganggu...
Komentar akan ditampilkan setelah dimoderasi.