Cerita Misteri Indonesia

Kumpulan cerita hantu, cerita seram, gambar hantu Indonesia.


Kost di Rumah Bekas Kejadian Bunuh Diri

Published under ,
Hai, salam kenal. Namaku Dian (samaran), ini share pertamaku, jadi ditunggu banget komentarnya ya. Ini bukan cerita pribadiku, tapi cerita ini benar2 terjadi. Yang mengalami itu adalah salah satu kawan kuliahku, sebut saja Imah.

Mungkin kalian juga udah pada tahu kalau biasanya pasca menjalani UN, anak2 SMA banyak yang mendaftar bimbel di kota2 besar. Hal itu juga yang dilakukan temanku dan beberapa koleganya. Singkat cerita, mereka berlima kost di dekat LBB di daerah Malang. Mereka menempati dua kamar, berisi tiga dan dua orang. Kebetulan salah satu teman Imah punya indra keenam, dia bisa liat hal2 gaib disekitarnya.

Awalnya sih mereka cuma diganggu sama aroma bunga yang wangi banget gitu di kamar kos masing2, tapi lama2 jadi makin parah. Bahkan sampai HP 2 teman Imah yang jadi sasaran (yang diganggu adalah yang lagi punya masalah sama pacar masing2), tiba2 aja ada panggilan tak terjawab dari teman-temannya itu tadi. Padahal mereka semua mengaku sudah tidur lelap malam itu dan tidak ada yang iseng misscall ke nomer dua anak itu.

Kejadian lainnya yaitu ketukan di pintu2 kamar kos mereka saat malam hari, dan juga kejadian di kamar mandi kos. Imah bilang padaku, kadang sering ada angin berhembus yang dingin banget dan tiba-tiba aja ada aroma wangi bunga ketika mereka di dalam kamar mandi. Padahal tidak ada lubang angin yang cukup besar untuk angin sekencang itu di dalam kamar mandi.

Sampai suatu ketika salah satu teman Imah bermimpi tentang seorang cewek yang intinya memberitahu bahwa di dalam lemari kos ada satu foto tentang cewek itu. Karena mereka penasaran, besoknya mereka cari2 dan ternyata emang bener ada! Foto itu adalah foto masa kecilnya gitu deh kayaknya. Lama2 teman Imah yang punya indra keenam tadi cerita sama yang lain kalau emang ada makhluk gaib di kost itu dan dia bilang sudah berkomunikasi dengan cewek itu.

Ternyata cewek itu dulu bunuh diri di tangga kost dengan cara lompat ke bawah karena suatu masalah sama cowoknya. Hal itu juga yang jadi sebab dia getol ganggu anak kost yang lagi punya masalah sama cowoknya. Dan hantu cewek itu bilang kalau dia gak maksud ganggu, cuma dia kesepian aja, makanya nyari teman yang ada di kost itu.

Segitu aja ceritaku, lain kali aku share cerita lagi ya... makasih,
Baca selanjutnya......

Serangan Kuntilanak

Published under ,
Kiriman cerita dari Hilman - Sukabumi

Seperti yang kita ketahui bahwa tempat tinggal di desa, kadang sangat berjauhan antara rumah satu dengan rumah yang lainnya, apalagi bila sekelilingnya merupakan kawasan perkebunan. Bisa di bayangkan bila malam hari tiba, sunyi, mencekam dan hanya terdengar suara-suara binatang. Istri dari teman paman saya saat itu sedang mengandung bayi sekitar 8 bulan. Namun suatu hari (5 tahun lalu) kejadian mengerikan harus dialami keluarga tersebut. Dari penuturan paman saya, kira-kira beginilah ceritanya:

Saat itu malam Jumat kliwon. Seperti biasa nya bila wanita mengandung, banyak permintaan yang terkadang tidak tahu waktu. Sebut saja kang Herman dan teh Yanti, sedang berdebat membicarakan makanan yang diinginkan sang istri, padahal untuk menuju perkotaan jaraknya jauh dan jam sudah menunjukan pukul 10.30 WIB. Tentu saja Kang Herman meminta pada istrinya untuk membelinya esok hari. Namun perdebatan pasangan suami istri tersebut mendadak berhenti, karena tiba-tiba saja, mereka di kejutkan oleh suara benda jatuh dan bunyinya bergedebug di depan halaman rumah mereka.

Kang Herman yang memang pemberani ini bergegas membuka pintu depan dan menuju ke teras rumah. "Tidak ada apa-apa bu, padahal suaranya tadi sangat keras ya", tutur kang Herman kepada istrinya, yang saat itu mengintip dibalik kaca. Setelah memeriksa keadaan di sekitar rumah yang memang di kelilingi kebun ini, kang Herman menyalakan dua buah obor dan ditempatkannya di halaman depan teras, dan kembali masuk ke dalam rumahnya.

Setelah beberapa saat, kang Herman membuat kopi sambil bicara dengan istrinya yang merasa aneh dengan suara tadi. Yanti yang merasa ketakutan, berkata pada suaminya, "Tadi saat mengintip dari kaca, seolah ada yang memperhatikan, dari pohon bambu bitung di depan itu kang", katanya. "Ah yang benar bu, sambil bergegas kearah jendela kamar dan kemudian pandangannya menuju ke arah pohon bambu bitung tersebut. Setelah beberapa saat tiba-tiba... kang Herman terkejut karena melihat bayangan hitam berkelebat di pohon, menuju ke pucuk bambu dan jatuh tepat di depan rumahnya. "Bu ari itu naon nya di hareup hideung", Yanti pun bergegas mengintip nya.

Di depan rumah mereka dibawah pohon bitung, benda hitam tersebut samar-samar terlihat seperti seekor angsa hitam, dalam remang cahaya bulan dan cahaya obor.. tiba-tiba angsa itu memudar menjadi asap putih, dan membentuk wujud seorang perempuan, berambut panjang, berbaju putih, dengan mata yang merah menyala, dan lidah bercabang. Memperhatikan dan memandang ke arah pasangan suami istri tersebut. Kang Herman dan istrinya menggigil dan ketakutan, mereka bergumam, "Itu kuntilanak". Karena takut terjadi apa-apa pada istrinya, kang Herman mengumpulkan keberaniannya dan memutuskan untuk keluar dari rumah.

Kang Herman dengan segera membuka seluruh bajunya dan bertelanjang, kemudian mengambil seikat sapu lidi dan sebuah gunting. Sambil berteriak, "Dipodaran siah ku aing, wani ngaganggu", kang Herman membuka pintu dengan gunting di tangan kanannya dan sapu lidi ditangan kirinya. Tiba-Tiba saja sosok perempuan tersebut melesat terbang ke atap rumah dan kembali ke pucuk pohon bambu bitung. Sesaat kemudian kang Herman kembali kearah pintu masuknya, sementara Yanti yang sangat ketakutan berada di balik pintu.

Namun tiba-tiba saja sosok kuntilanak tersebut kembali berdiri di depan rumah menatap tajam, dan menyeringai ke arah Yanti, dan tiba-tiba saja... dia terbang dan melesat. Bayangan putih mengarah ke pintu, namun kang Herman dengan segera menghantamkan gunting dan sapu lidi tersebut dan kemudian terdengar seperti suara benda menghatam pintu dengan sangat keras, dan bayangan tersebut kembali keluar dan mengarah ke pohon bambu bitung dan kemudian menghilang.

Teriakan Herman terdengar oleh seorang tetangganya yang kemudian datang dengan warga. Akhirnya mereka sepakat bergantian setiap malam menjaga keluarga tersebut.
Baca selanjutnya......

Kejadian-Kejadian Misteri di Rumahku

Published under ,
haii, penghuni baru ni :) Aku mau share beberapa pengalamanku di rumahku ini aja, tapi ga serem2 amat kog :) Pertama kenalin dulu akunya, namaku Ara, 16 tahun, dari Balikpapan Kalimantan Timur. Lanjuttt to the point aja ya :p

Ini kejadian pasti tiap akunya sakit, tapi ini berlangsung selama aku SD aja, pas udah SMP, ga gini lagi, gatau kenapa. Jadi, tiap sakit demam, tengah malem pasti kebangun dan ngalamin hal2 aneh. Contoh yah : aku sama sepupuku barengan tuh demamnya. Karena bokap lagi kerja (info bokap kerja di rik, jadi kadang gada di rumah) jadi, akunya sama sepupuku tidur betigaan di kamar mama. Tengah malem aku kebangun, ngeliat gelas ngelayang2 di atas meja. Nah sepu2ku itu juga bangun, yah ku tanya "Eh, lihat ga tuh ngelayang". Dia nyahut "Lihat". Ya aku langsung bangunin mama, "Ma, ma, itu gelasnya ngelayang tuh". Kata mama "Ah, hayalan kamu aja tuh, uda tidur gih". Ya aku nurut aja, sampe sekarang aku masih bingung.

Contoh 2 : singkat aja ya, lagi demam tuh, tidurnya sama nenek, ya tidurnya sih ga nyadar apa2. Besoknya nenek cerita, kalau aku ngigau ga jelas. Katanya aku ngeliat orang yang ga di kenal di rumahku, padahal aku ga mimpi apa-apa loh, ckck

Contoh 3 : ini pas ga lagi sakit nih, lagi tidur sama nenek. Jam 3-an kebangun. Eh, pas kebangun ngeliat mr.p lagi bediri, mukanya penuh darah, senyum ke aku. Ya aku langsung tidur lagi, takut boo!!



Ini cerita lainnya tentang kejadian di rumahku. Maaf kalau singkat, aku bukan tipe orang yang bertele2 :p

Pernah satu malem, lupa tuh kapan, pokoknya pas aku SD, masih bobo bertigaan tuh bareng 2 sepupu, satu "w" satunya "u". Nah, gua tidur paling pojokan kiri nii, "u" di tengah, "w" ya di pojok kanan. Tengah malem aku ama "u" kebangun buat pipis (gatau kenapa bisa barengan). Pas ke toiletnya sih gada apa2, eh pas balik, ada mbak kun lagi duduk di pinggiran tempat tidur. Aku ama "u" ya pasti takut lah, tapi kita paksain buat lewatin tuh naik kasur. Kita langsung nutup muka pake bantal. Ku pikir bakal ilang, eh masi di situ. Untungnya aja kita langsung ketiduran, sampe pagi. Pas kutanya sama si "w" "Kamu ada duduk di pinggiran kasur kah?", kata dia gada. Nenekku juga ga mungkin, karena nenek pas itu lagi tidur.


Udah ah, ini aja dulu, ngantuk :p
Yang baca, tolong komennya jangan nyakitin ya, aku cuma share kog :)



- Kiriman cerita dari rhada bocah astrsepuluh -
Baca selanjutnya......

Mahluk Halus Di Belakangku

Published under ,
Hallo Saya Azhermana. Begini ceritanya, Aku berlima dengan temanku dari Medan kuliah di Banda Aceh, di sana kami ngekost di sebuah rumah yang katanya sih agak angker, karena sudah banyak cerita seram di rumah itu. Tapi karena harganya cocok, kami pun sepakat untuk ngekos di situ. Hari berganti hari kami lalui tanpa ada kejadian aneh apapun, hingga suatu malam...

Aku dan tiga temanku yang lain iseng untuk mengerjai teman kami Anto yang baru pulang dari warung seberang jalan. Skenario nya begini : kami berempat mematikan semua lampu di rumah kost sehingga keadaan menjadi gelap remang-remang, karena kami tau kalau Anto itu takut sama gelap. Begitu dia membuka pintu kami akan langsung mengagetkannya. Nah begitu sudah ada tanda tanda dia akan muncul, kami berempat cari tempat sembunyi di dalam rumah itu. Kami sepakat untuk bersembunyi di dalam lemari tua yang agak besar, tapi karena lemarinya hanya cukup untuk tiga orang, aku pun akhirnya bersembunyi di balik pintu masuk.

Sambil menahan tawa (cekikikan) aku pun menunggu sampai si Anto itu masuk. Begitu dia masuk, dia terkejut melihat keadaan rumah yang gelap remang-remang. Sambil ketakutan dia berkata : "Woiii... di mana kalian... kok lampu mati sih...". Saat itulah aku keluar dari balik pintu sambil mengejutkannya... DERRRRRRRRRR !!! Anto pun terkejut bukan main. Aku pun tertawa puas, sementara si Anto terlihat kesal sambil menghidupkan lampu. Yang aku heran, kenapa temanku yang sembunyi di lemari tidak beraksi bersamaan dengan aku.

Penasaran, aku pun langsung mendatangi teman-teman ku itu. Langsung aja aku buka pintu lemari itu dan berteriak kencang. Aku lihat reaksi mereka terlihat seperti orang ketakutan. Aku bertanya : "Woi kenapa pulak kalian kok ketakutan, Kok kalian gak serentak tadi ??". Mereka hanya terdiam saja sambil memandangku.

Besoknya teman-teman ku itu memanggil aku dan bertanya : "Man, semalam kau gak ada perasaan apa- apa, waktu kita ngerjai si Anto ?". " Perasaan apa ? memangnya ada apa sih ???" Kataku. Mereka lalu bercerita, rupanya setelah aku ambil posisi sembunyi di balik pintu, teman-teman ku yang sembunyi di lemari melihat aku tertawa cekikikan bersama mahluk hitam di belakangku, tapi aku tidak sadar... Kata mereka, mahluk itu badannya seperti aku, tapi gak jelas mukanya dan dia menirukan gerakan ku yang tertawa cekikikan (mengepalkan tangan di mulut). Anehnya aku tidak merasakan apa-apa waktu sembunyi di balik pintu itu...

Mulai hari itu, kami gak berani berbuat yang aneh-aneh...
Baca selanjutnya......

Hal-Hal Aneh di Rumahku

Published under ,
Hai, mau sharing aja cerita di rumahku...

Rumahku itu letaknya di deket kebon-kebon, samping kebon kosong belakang juga, walaupun kondisi sekitar banyak perumahan juga, maklum di perkampungan. Aku baru nempatin rumah itu pas SMP kelas 1 (sekarang udah 15 tahunan deh disana).

Cerita aneh pertama

Kan di belakang rumah ada kolam renang (kecil2an). Nah disisinya ada patung cewek lagi membawa gentong air seakan2 ngucurin air gitu deh. Ternyata eh ternyata, karena kolam renang jarang dipake, walhasil suka dipake deh sama miss Kunkun. Biasanya dia duduk di dekat patung itu sambil main2in airnya (cerita ini dari kakakku yang emang jendela kamarnya menghadap ke kolam). Awal2 sama papahku dibiarin aja, eh karena keseringan dia muncul alhasil tuh patung dirobohin :D (takutnya miss kunkun tinggal disitu).


Cerita aneh kedua

Dulu dekat kolam ada musolla yang sudah jarang dipakai (awal2 aja sering dipake solat, trus setelah itu kita lebih suka solat di kamar masing-masing). Karena jarang dipakai lagi, akhirnya dijadikan kamar tidur kakakku yang 1 (aku punya 4 kakak). Kamar ini seriing banget dibiarkan remang (pintu dan jendela kamar jarang dibuka).
Suatu saat pas abis magrib, keponakan papahku mau nyalain lampu kolam. Eh tiba2 dia lari masuk rumah sambil istigfar. Karena kita kaget, kita tanya deh. Kata dia, dia barusan liat miss kunkun lagi duduk di dalam kamar kakakku (saat itu gorden jendela dibuka lampu kamar mati, kakakku belum pulang kerja).


Aku singkat aja yah, soalnya terlalu banyak kejadian. Dari sekian kejadian aku belum pernah ngalamin sendiri, baru kali ini kena...

Waktu itu sekitar isya, aku abis pulang kerja, solat dll, aku laper. Karena ga ada makanan, akhirnya aku masak sosis sendiri di dapur (dapurku letaknya diluar areal rumah deket kolam yang sekarang udah jadi halaman doang). Nah lagi asik goreng, tiba2 aku ngerasa gak enak, rada merinding. Sok berani aku lanjutin masak, nanggung bentar lagi mateng. Udah gitu beberapa detik kemudian dari atas (tempat jemuran) ada suara cekikikan pelan dong (pas lagi nulis jadi merinding). Gak berani liat keatas karena aku tahu itu pasti mba ii, langsung aku matiin kompor lari masuk rumah.

Jadi kalau kata Kyai yang pernah dateng ke rumahku, emang banyak banget makhluk halusnya, tapi hanya disekitar rumahku aja (karena rumahku ada penjaga yang dibawa papah), ada yang dipohon jengkol samping kiri rumah yang paling ngeri, katanya miss kunkunnya galak. Trus kebon sebelah kanan ada mr kunkun (ya aku baru tau kalau kuntilanak ada cowok juga) biasanya dia suka duduk ditembok pembatas rumahku dengan kebon sambil uncang-uncang kaki...

Haduuuh, semoga aja mereka tidak lebih jauh mengganggu aku dan seisi rumahku.

Udah segitu dulu deh, abisnya terlalu banyak jadi bingung nulisnya.

Thanx yah.


- Kiriman cerita dari Anonim -
Baca selanjutnya......

Pindah ke Rumah Baru yang Angker

Published under ,
Hi, salam kenal aku Bayu..

Tahun 2009 lalu aku pindah rumah, aku ceritain dikit ya tentang rumahku... Rumahku itu ukurannya sedang, di depan nya ada gang kecil dan lumayan angker di daerah Surabaya, dan kebetulan di rumah itu juga aku dapet Sixth sense.. (alhamdullilah ya...)

Cerita pertama:

Pas dah 1 Minggu disana, malam Jumat aku nonton tv di ruang tengah dan ada patung ular disana, gak taunya aku ketiduran. Pas sedikit sadar, badan ku berat banget kayak kram gitu. Sedikit demi sedikit aku buka mata dan engg ingg engg ada miss Kunkun lagi nonton tv di atas ku. Aku baca doa, dianya malah ngeliatin aku, dan pada saat itu juga aku pingsan... Besoknya aku siuman di kamar mandi dengan keadaan basah kuyup dan katanya ibu ku, aku kayak orang mati.. gak bisa di bangunin.. sampe akhirnya disiram air.. (Hahaha.. kejem yaa)

Cerita ke 2:
Siangnya habis kejadian itu, giliran adik ku yang melihat "Penunggu setia rumah itu". Gini, siang jam berapa aku gak tau, adik ku lagi main di halaman dengan teman-teman barunya. Nah ashar jam 3 teman-teman adik ku pada pulang, otomatis adik ku sendirian di rumah. Pass mau solat ashar adik ku ngeliat putih-putih lagi berdiri di deket pintu ruang utama. Akhirnya adik ku mbaca surat al-fatehah (yang diapal itu aja), truss itu putih-putih makin menunjukkan wujudnya dan engg..ingg.engg dia ms.kunkun. Langsung sama adek ku diterobos itu ms.kunkun dan langsung ke kamar...

Selidik punya selidik, ternyata di rumah itu jinnya jin islam, karena di sumur rumah itu ada kejadian perempuan nyemplung dan kebetulan yang nyemplung itu perempuan sholehah...

SEKIAN


Kiriman cerita dari Inkscape Tutorial
Baca selanjutnya......

Mahluk Gaib dan Suara Kodok

Published under ,
Salam kenal, dan langsung aja ya. Saya Deddy, ada cerita mistis yang menurut saya ganjil.

Begini, beberapa waktu lalu saya mendapat tugas pam, di sebuah gedung besar yang bersengketa, tepat nya di malam Sabtu legi, pukul 00:25 WIB. Tiba-tiba saya mendengar seperti suara kodok yang berasal dari atap pos jaga yang sudah usang. Bunyi tersebut terdengar sampai 3 x, dan tiba-tiba badan saya menggigil. Kemudian saya memakai jaket, tapi aneh nya sewaktu sudah menggunakan jaket, badan saya tetap menggigil, dan lagi yang terasa dingin adalah tulang sumsum nya.

Saya berdiri di depan pos jaga yang ada pohon besar nya. Tiba-tiba suasana menjadi tenang dan hening, muncul segumpal asap. Dan tak lama kemudian terlihat bayangan aneh, muncul sesosok mahluk seperti kera besar, memiliki bulu lebat, bertaring, bertanduk kecil, dan mata menyala merah sebesar kepalan tangan. Bayangan tersebut muncul sekitar 20 detik di hadapan saya. Hati dan fikiran seperti terkunci, dan tiba-tiba mahluk tersebut hilang dan diiringi suara seperti kodok lagi, dan setelah itu baru lah saya dapat bergerak lagi.

Besok nya saya sakit, tulang sumsum dingin sekali. Tapi setelah di obati seorang ustadz saya kembali sehat lagi.

By fb : deddy putra libra (putrapengembara89@yahoo.co.id)

Itu ceritaku, apa ceritamu ?
Baca selanjutnya......

Wanita Hitam Penunggu Sumur

Published under ,
Hy aku Kania, mau share lagi.

Waktu itu aku masih kelas 4 atau 5 SD (aku lupa.. haha). Waktu itu aku dan keluarga aku nempatin 2 rumah. Rumah yang 1 adalah rumah kontrakan di BE dekat dengan SD ku yang dipake buat usaha aja, sedangkan yang 1 nya lagi rumah asli kita di daerah Bojongmalaka. Ya jaraknya jauh sih, kalau perjalanan naek motor bisa lah setengah jam, tapi kalau naek sepeda 3/4 jam kalau jalaninnya cepat.

Nah biasa nii kalau udah ampir malem kita pulang dari kontrakan menuju rumah kita. Kebetulan saat itu aku, mamah ama ayah aku masih naek sepedah. Aku naik sepedah kumbang yang kecil, sedangkan mamah sama ayah naik sepedah yang gede boncengan.

Ceritanya nyampelah kita di daerah Bojong Malaka, tapi belum nyampe rumah ni, cerita nya kita beru nyampe jalan raya. Nah dari jalan raya itu kami lewat persawahan motong jalan gitu deh, soalnya kalau lewat jalannya itu serem karena kita harus ngelewatin belokan pohon bamboo gitu. Ga banget deh pokoknya.

Kebetulan waktu itu hari udah gelap, kita tetep ngegoes sepedah masuk ke gang, udah gangnya habis baru kita masuk ke persawahan. Karena abis ujan, otomatis itu galengan sawah becek kan, jadi itu sepedah ga kita naikin, tapi kita tuntun. Aku karena masih kecil waktu itu jadi jalannya cepat2 kayak orang yang sok berani.. haha..

Nah udah abis sawah, kita masuk lagi ke gang rumah2 penduduk dekat rumah kita. Awal jalan gang yang kita masuki gambarannya: dipinggir kiri itu tembok pinggir rumah orang kira2 panjangnya 9-10 meteran. Setelah itu ada belok ke kiri, kalau ke kanan itu rumah penduduk yang punya sumur di halamannya. Nah dipinggir kanannya itu masih sawah setengah dari panjang tembok sebelah kanan, nah baru setengahnya juga halaman rumah orang yang punya sumur tadi.

Di sepanjang gang sebelum belok ke kiri, aku trus lari2 duluan jalan di depan mamah sama ayah ku, soalnya itu sepeda di tuntun nya ama mamah, hehe. Pas aku jalan, dari kejauhan di depan aku ada orang keluar dari arah rumah yang punya sumur tadi jalan menuju arah aku sama ortu aku. Aku ga jelas itu cewek apa cowok soalnya lampu yang dipasang di sepanjang jalan gang itu cuman 1, itupun cuman yang 5 watt buram kuning gitu, tapi sosoknya punya rambut yang panjang daaannn anehnyaa keliatannya seluruh badannya warna item semua.

Aku coba mokusin pandangan untuk liat jelas warna kulitnya, kali aja aku salah liat. Tapi tetep ga keliatan warnanya sama sekali, tetep gelap. Kan aneh walawpun tu lampu ga seterang lampu neon, tapi pasti ada keliatan warna dari pantulan cahaya dooongg, tapi ini ga sama sekali. Karena aku sedikit gerogi, sebelum papas an sama orang itu, ahirnya aku yang tadinya jalan di depan kedua ortu ku, dengan cepat langsung balik lagi jalan ke belakang nyamperin ortu ku. Tapi aku ga langsung ngomong takutnya salah.

Jalan lah kita ber 3 barengan, dan orang itu pun tetep maju kearah kita. Daaan... pas papas an dengan orang itu aku ngelirik ke arahnya, tapi tetep semua tubuhnya keliatan item warnanya, dan orang itu ga nyapa sama sekali sama kita selayaknya orang di kampung yang ramah pada siapapun slalu sapa salam walau ga kenal. Disitupun kita ber 3 hening ga ada yang ngomong. Setelah itu kita ga ngomong2 apa ampe rumah.

Nah waktu dirumah ayahku nanya.. "Tadi yang lewat ma kita itu orang apa bukan yaa?? Kok badanya item semua". Doeeenngg... dari situ aku baru tau ternyata bukan cuman aku aja yang ngeliat warna dari sosok aneh itu, tapi ke 2 ortu aku juga. Dan setelah beberapa hari dari situ ayah aku cerita ke salah seorang tetangga tentang kejadian itu, dan katanya emang di sumur itu ada penunggunya cewek. Bahkan katanya ada orang yang pernah liat kepala nya aja disekitar rumah itu.. Hhmmmm serem deehhh, untung ga liat yang se ekstrim itu.. haha..

Sekian dulu ya cerita nya. Maaf, ga serem cuman mau share aja. Pengalaman asli nyata pribadi. Salam kenalll.
Baca selanjutnya......

Kesialan Om Ku

Published under ,
Halo semua ^^
Aku mau gabung ya... Namaku Na. Awalnya Na cuma suka baca-baca, eh, sekarang malah pengen ikutan nimbrung. Heheheheh... jadi, Na mau cerita sesuatu nih. Sebenarnya bukan cerita Na sih, ini cerita Oomnya Na, namanya Om Deaz.

Om Deaz ini punya sekertaris, namanya Om Luthfi. Om Deaz sama Om Luthfi ini bener-bener nggak bisa dipisahin dah! Kemana-mana bareng. Umurnya juga nggak jauh beda, mereka lebih cocok dipanggil kakak-adik dari pada atasan-sekertaris. Nah, waktu lagi nyantai, Om Luthfi cerita-cerita tentang pengalamannya waktu KKN dulu (sekitar tahun 2000). Kurasa Om Luthfi ini cukup sial lo, nasibnya.

Waktu itu , Om Luthfi kan suka taruhan sama temannya, dia kalah taruhan, dan hukumannya adalah, UJI NYALI! Hahahahah... Trus, karena Om Luthfi ini nggak bisa "ngelihat" jadinya ada salah seorang "warga" yang bisa membuka dan menutup "pengelihatan" manusia (ngertikah maksudnya?). Jadinya, dengan (sok) berani, Om Luthfi terima tantangannya. Nasibnya beruntung, karena waktu uji nyali dia nggak "ngelihat" apa-apa. Hahahah, dan tahukah, teman? setelah "matanya" Om Luthfi bisa "ngelihat" dia jadi penakut! Kemana-mana bawa senter kecil. Lewat kuburan malem-malem bawaannya pengen nutup mata mulu. Duileee...

Waktu udah lulus, dan kerja, Om Luthfi pernah beberapa kali "ngelihat" sesuatu yang disebut penampakan di sekitar kantornya. Om Luthfi sih, emang sok cuek, karena slogan dia adalah "kalo takut, malah ditakut-takutin!" hahaha...gila!

Yang pernah dia lihat cuma bayangan-bayangan aneh aja. Dia juga pernah lihat keponakannya yang masih umur 4 tahun main sama sosok "makhluk" dari dunia lain. Dia sih, merasa aman-aman aja karena merasa dia nggak diganggu.

Dan yang paling bikin ngakak itu, waktu Om Luthfi sama Om Deaz ke tempat KKN Om Luthfi, buat nemuin warga yang bisa "menutup" pengelihatan di daerah magelang. Waktu ke sana, eh, tau-tau, warga itu udah meninggal. Wahahahah...artinya pengelihatannya Om Luthfi bakalan permanen. Dengan nggak berperasaan Om Deaz langsung ngakak sekeras-kerasnya.

Lalu, waktu tugas di Bandung Om Deaz sama Om Luthfi nginep di sebuah hotel. Mereka sekamar bareng. Karena pulangnya kemaleman, mereka langsung tidur. Kebetulan kasur di hotel itu kepisah. Kasur Om Deaz di deket jendela, Punya Om Luthfi di deket pintu kamar mandi.

Mereka masih asik ngobrol sambil nonton TV, eh, tau-tau Om Luthfi merinding dan bilang "Yaz, di bawah kakimu...". "Apaan?" Om Deaz udah merinding. "Dibawahmu ada POCONGNYA" kata Om Luthfi. Om Deaz langsung ngakak! "Itu urusan anda, saya kan nggak lihat! kalau gitu gue langsung tidur ah, biar nggak diganggu. Hahahah, selamat bertakut-takut ria" jawab Om Deaz nggak berperasaan. Om Deaz ngorok dengan seksinya, bagaimana dengan Om Luthfi? Dia baru bisa tidur jam 3 pagi gara-gara (menurutnya) si pocong ngelihatin dia terus, dan nggak ngilang-ngilang sampe jam 2! Hahahahha...nasibmu Om... =="
Baca selanjutnya......

Yang Mana Ibuku?

Published under ,
Hai, panggil aja aku Amel. Ehmm, ini beberapa pengalamanku waktu kecil yang selalu kuingat karena serem. Dan ini benar apa adanya. Ehehehe. Oya, ini pertama kalinya aku mencoba menulis disini. Mohon bantuannya.

Kata guruku, seseorang pasti memiliki kesempatan minimal 2x untuk melihat makhluk halus (yang biasanya sama). Entah bener apa enggak, aku juga nggak begitu tau. Tapi, menurutku, sih, bener karena ku alami sendiri.

Ini semua berawal saat aku masih duduk di bangku TK. Dari kecil, aku itu sakit-sakitan dan gampang kejang. Makanya nggak heran aku sering absen sekolah di TK. Nah, pada suatu hari aku meriang hebat dan demam tinggi (hingga kejang kata ibuku). Rasanya tubuh itu lemes banget karena aku juga muntah-muntah, sehingga aku cuma bisa tergeletak di ranjang dengan ibu menjagaku.

Nggak terduga, aku terbangun pada malam hari dengan rasa haus yang amat sangat. Aku memanggil ibuku. Tapi, ternyata ibuku nggak ada dikamar. Karena haus banget, aku paksa keluar kamar. Begitu keluar, suasana di ruang tengah dan ruang tamu cukup gelap. Aku mulai celingak-celinguk mencari ibuku. Eh, aku lihat ibu di ruang tamu sedang berdiri. Tentu aku hampiri.

"Bu, aku haus."

"..."

Tapi, ibu nggak bereaksi dan tetap mematung. Aku memegang tangan ibu. Tapi, tangannya kaku banget dan dingin. Aku tarik-tarik nggak bisa dan makin kaku. Intinya seperti lagi memegang patung!

"Bu...??"

Entah karena apa, aku mencoba mengitari ibu. Tapi, ibu hanya menunduk kaku. Aku tetap berusaha menarik tangan ibu. Hingga akhirnya kepala ibu menoleh. Ketika kepala ibu hampir sepenuhnya menatapku, tiba-tiba aku merasakan tangan seseorang dari belakang mengusap wajahku 3x sambil berdo`a. Dan dari suara orang itu... Aku tahu itu suara ibuku!

Lho? Trus yang dari tadi kutarik itu siapa?

Tapi, setelah itu aku nggak ingat apa-apa. Dan bangun-bangun aku udah diranjang lagi. Aku tanya ibuku soal itu, ibu hanya bilang kalau aku hanya mimpi. Karena aku anak penurut, ya aku diam aja.



Nah, sekarang pengalaman keduanya ketika aku SD kelas 5.

Aku, adikku, dan ibuku dulu selalu tidur bareng berjajar (seperti ikan dijemur) dikasur, sedang ayahku tidur dikamar sendiri, ehehe. Aku merasa nyaman banget tidur begitu dengan lampu dimatikan sampai aku dapat pengalaman keduaku itu...

Malam itu, seperti biasanya, aku tidur bareng begitu. Posisiku seperti biasa didekat jendela yang secara langsung menghadap ke pohon cherry samping rumah. Dengan semangat, aku tidur.

Aku lupa mimpi apa waktu itu. Yang jelas mimpi seram karena aku langsung bangun dengan terlonjak dan gelagapan. Aku ngos-ngosan. Tapi, aku langsung tenang saat aku merasakan sebuah tangan yang membelai kakiku lembut sambil berbisik "sssh..." lembut.

Ketika kulihat, ternyata sosok ibuku ditengah kegelapan. Aku merasa nyaman dan mulai merebahkan diri lagi ke bantalku sambil terus merasakan belaian ibuku.

Awalnya aku biasa hingga sesaat sebelum kepalaku menyentuh bantal, aku sadar... Kalau ibuku masih tertidur pulas disamping adikku. Aku kaget dan ingin bangkit lagi untuk melihat siapa sosok "ibu" tadi. Tapi, entah mengapa mataku langsung terpejam.

Pagi harinya aku langsung bertanya pada ibu.

"Bu, tadi malam ibu apa bangun?"

Ibuku menatap bingung. "Nggak. Tadi malam ibu capek banget, jadinya tidur nyenyak sampai pagi. Kenapa?"

"...Ehm, nggak..."

Aku beristighfar dalam hati. Ya ampun... Kok, berwujud sama seperti saat aku masih TK?

Dan pada malam berikutnya, aku yakin kalau melihat ada ular besar melingkar di dahan pohon cherry. Padahal pada saat esoknya diperiksa, nggak ada tanda-tanda tadi malam dilingkari ular!

Semenjak itu, aku selalu tidur dengan memaksa lampu menyala... Itu terus kulakukan sampai sekarang aku tidur dikamar sendiri dengan adikku.

Sebab, aku nggak akan tahu, apa yang akan terjadi...


Kiriman cerita dari Icy-Wind
Baca selanjutnya......

Ber-Fose di Bawah Pohon Beringin

Published under ,
Hae, kenalin nama saia Andre, saia baru pemula disini. Saia mau ngepost cerita horor yang saia alamin, ne bener2 terjadi. Gine ceritanya,

Malam itu malam Jum`at kliwon. Saia bersama 3 teman saia, sebut saja A,I,U. Kami ber 4 duduk2 di bawah pohon beringin sambil dengerin musik, trus si I ngajak foto2, dan kami mulai bergaya 1 per 1. Mula nya sigh biasa2 saja, sekitar 1 jam kami berfoto-foto, trus kami lihat hasil foto. Dari hasil pertama, kedua, dan seterusnya biasa aja, tiba di hasil yg terakhir astajiiimmm... Kami ber 4 kaget bukan maennn...

Kami liat di dalam foto ada seorang cewek yang lagi nge injak kepalanya si U dan kami ber 4 lansung lari kebirit-birit, dan slama 1 Minggu kami gag pernah lg duduk2 di bawah pohon beringin. Menurut bigos2 di sekitar rumah saia, pohon beringin tersebut dah dikunci biar setan2 nya gag bisa keluar, sampae sekarang kalaw saia ingat itu masih takut tidur sendirian, apa lagi pohon beringin itu cuma berjarak 60 meter dari rumah saia.

Hanya itu dulu yang bisa saya cerita`in. Masih banyak lg cerita dari saia yang begitu nyeremin,


nb:
ditunggu komentar2 dari pembaca yang mendukung ya, jangan yang bikin kesal.
add fb ku, andrejova@yahoo.com
Baca selanjutnya......

Penunggu Vila 2

Published under ,
Lanjutan dari penunggu vila 1 ...

Setelah dia tenang, dia bertanya kepada pacarnya "Lu ngapa ninggalin gw?". Wahyu menjawab "Tadi lu, gw cari gk ada". Lalu kamipun bertanya tentang kuntilanak itu, Defri bercerita...

Tadi itu gw bangun ke kamar mandi, gw liat Wahyu masih tidur disamping gw dengan tertutup selimut. Pas gw keluar kamar, cewek gw manggil gw dari kamarnya, gw jalan ke kamar cewek gw. Gw buka pintu dan masuk ke kamarnya, kamarnya itu gelap banget sama bau aroma melati gitu. Gw nyalain hp buat senter, gw sorot ke arah tempat tidur, dan ternyata gw liat ada cewek gw lagi tidur sendiri dengan tertutup selimut.

Dalam hati, "Kok sendiri", gw gk curiga apa2 tuh, paling cewenya Wahyu lagi ke kamar mandi. Gw berjalan menuju ranjang, gw duduk di bibir ranjang. Gw bilang "Yank, ada apa manggil2?", tapi gk ada jawaban. Trus gw diem dan mainin hp. Sekitar 1 menitan, gw angkat selimut dikakinya, gw pegang kaki cewek gw. Gw kaget, kok kakinya kaya kaki orang mati gk ada aliran darahnya. Trus gw kayak ngerasa megang rambut yang tebal diantara kakinya, diiringi suara cekikikan... Gw arahin sinar hp ke arah palanya, lalu apa yang terjadi...

Itu bukan cewek gw. Itu Perempuan mukanya ketutup rambut tebal yang acak-acakkan dan tidak lain itu adalah KUNTILANAK. Gw lari keluar kamar sambil kedengeran suara ketawa yang keras. Gw turun kalian udah ada disini.


Setelah mendengar cerita Defri kami semua bergidik merinding mendengarnya. Kamipun tetap berada di teras villa sambil membaca doa2 dan gangguan itu hilang. Kamipun tertidur di teras, dingin sekali walaupun sudah memakai jaket.

Keesokkan harinya kamipun berkemas meninggalkan villa itu dan bertanya ke pemilik villa apa yang sebenarnya terjadi didalam villa itu. Kata pemilik villa "Dulu bangunan itu bekas rumah orang belanda yang sudah puluhan tahun terbengkalai, meskipun begitu bangunannya tetap terlihat kokoh dan indah lalu saya beli dan merenovasi bangunannya, dan jadilah villa yang di sewakan. Mungkin penunggu itu tidak senang kepada pemuda yang suka berbuat kurang sopan disini. Biasanya tidak ada gangguan".

Itulah keterangan dari pemilik vila. Memang diantara teman saya ada yang berpacaran dan suka mojok berduaan ditempat yang sepi, dan aku tidak tahu apa yang mereka lakukan. Demikianlah pengalaman kami menginap di villa angker itu. Terimakasih meluangkan waktunya untuk membaca

Pesan saya : jangan pacaran sembarangan tempat, nanti berakibat seperti teman saya.


- Kiriman cerita dari Billy -
Baca selanjutnya......

Penunggu Vila 1

Published under ,
Hai saya Bili. Waktu itu saya dan teman-teman berlibur di sebuah villa di Puncak Bogor. Kami berangkat dari rumah pukul 2 sore dengan menggunakan bis sewaan. Setelah menempuh 3 jam perjalanan naik turun gunung, kami pun sampai di vila. Turun dari bis, hawa gunung yang dingin menerpa tubuh kami. Hilanglah semua rasa penat dan bosan selama perjalanan.

Kesan pertama melihat vila ini terlihat lumayan indah, walaupun sedikit terlihat menyeramkan karena bangunannya seperti bangunan belanda, ditambah lokasinya yang terpencil dari rumah warga sekitar. Kami pun masuk villa mebagi2kan kamar. Vila ini terdapat 6 kamar, 2 dilantai atas 4 dibawah. Aku kedapatan di lantai bawah. setelah itu kami beristirahat dan menyiapkan segala sesuatu untuk acara bakar nanti malam.

Singkat cerita, malampun tiba. Sekitar pukul 9 malam kita mulai menyalakan api diatas kayu yang sudah disiapkan sebelumnya, dagingpun dipanggang. Sambil menunggu makanan matang, kami menghabiskan waktu. Ada yang bercerita-cerita, bernyanyi dengan gitar, main catur dan kegiatan lainnya sambil menikmati masa muda. Beberapa saat kemudian makananpun matang, kami makan2 bersama. Setelah makan, kami semua tetap di halaman sambil melakukan kegiatan yang sama.

Tak terasa waktu sudah pukul 1 malam. 2 orang teman kami (Defri dan Wahyu) merasa ngantuk dan ingin segera tidur, mereka pun mengajak pacarnya masing-masing untuk menemaninya. Berangkatlah mereka masuk kedalam villa dan menaiki tangga untuk ke kamarnya (kebetulan kamar mereka kebagian di lantai 2). 1 jam kemudian kamipun merasa ngantuk dan kami putuskan untuk tidur di kamar masing2.

Kamarku berada di paling depan dekat ruang tamu, aku tidur bersama 2 orang temanku. 10 menit kemudian aku dikagetkan dengan suara wanita menangis. Ku tanya teman-temanku ternyata mereka mendengar juga, suara itu bersumber dari pohon beringin yang ada disamping villa.

Lalu kamipun keluar kamar, dan tak kusangka teman-temanku yang lain baru keluar juga dari kamar masing2, disertai 3 temanku yang berada di lantai 2. Lalu aku bertanya, "Apa kalian denger suara orang nangis?", mereka mengiyakan pertanyaanku. Lalu kami semua berkumpul di teras villa. Setelah berkumpul suara itu hilang. Ketiga teman kami yang dilantai 2 bertanya, "Kemana Defri, dia tidak ada diatas". "Kami tidak tahu, bukannya bersama kalian diatas?", saya menimpali.

5 menit kemudian kami dikagetkan dengan suara tawa khas kuntilanak yang bersumber dari lantai 2, disertai dengan suara langkah lari. Dan ternyata itu Defri yang lari seperti orang ketakutan. Dengan keringat bercucuran dia berlari menghampiri kami. Sambil terengah2 dia bilang "Ada kuntilanak diatas" dengan nada bicara seperti orang gugup. Pacarnyapun memeluknya dan kami coba menenangkan Defri.

Kisah masih berlanjut...
Baca selanjutnya......

Setan Yang Menyerupai Teman Sekamar

Published under ,
Hallo pembaca, saya Rachel. Saya ingin bercerita tentang setan penunggu kost yang bisa merubah wujud menjadi salah satu penghuni kost di tempat saya tinggal dulu. Sekitar tahun 2000-2001 (sudah lupa), saya tinggal di kost dekat kampus. Saya gambarkan dulu ya kondisi kost saya yang dulu.

Bangunan kost ini sudah lama, lembab, dan kotor. Tempat yang disukai makhluk halus. Tapi karena dekat sekali dengan kampus, dan saat itu saya belum punya kendaraan pribadi, maka saya tetap memilih untuk tinggal disitu. Total kamar kost ada 27 kamar, tiap 2 kamar mendapat 1 kamar mandi bersama. Kamar genap berhadapan dengan kamar ganjil. Saat itu saya menempati kamar no. 7 bersama dengan 1 orang teman (1 kamar untuk 2 orang, ukuran kamar 5x6 meter) bernama Maya. Kejadiannya seperti ini...

Selasa malam, sepulang dari kuliah, saya menemukan Maya sedang menonton TV sendirian di ruang tengah (letak TV tepat di depan pintu kamar kami). Kost saat itu lengang. Saya tanya dia "Kemana yang lain?", dia jawab tidak tahu. Akhirnya saya masuk kamar dan mengganti baju. Sampai jam 10.30 malam saya dengar TV masih nyala. Saya intip dari jendela kamar yang menghadap ke ruang tengah, ternyata Maya masih menonton TV sendirian. Karena saya sudah mengantuk, saya bicara dari pintu kamar ke Maya kalau saya mau tidur duluan. Teman saya hanya menjawab iya tanpa menolehkan kepalanya.

Malam itu saya tiba-tiba terbangun. Pandangan mata saya langsung tertuju ke jam di atas meja belajar di sudut kamar. Saat itu jam 2.50 pagi. Lalu pandangan mata saya beralih ke arah tempat tidur Maya yang ada di samping saya. Saat itu Maya tiduran sambil berselimut kain jarik/kain corak batik dari ujung kaki hingga hampir menutupi leher, posisi tidur terlentang dengan tatapan mata kosong ke langit2 kamar. Saya bingung menyaksikannya.

Lalu saya duduk di tepi kasur dan bertanya "Ada apa?". Dia menoleh sekilas dan menggelengkan kepala. Setelah itu membalikkan badannya membelakangi saya. Saya tidak habis pikir, apakah saya bikin salah dengan dia? atau dia sedang sakit? atau ada masalah? Akhirnya saya kembali tidur, mengingat akan ada kuliah jam 7 pagi.

Jam 5.30 alarm jam saya bunyi. Saya terbangun dan terkejut karena melihat kasur teman saya sudah rapi. "Aneh??!!" pikir saya. Saya sentuh kasurnya ternyata dingin, seperti tidak ada yang menggunakan semalam. Namun saya masih mencoba untuk tidak berpikir macam2. Saat saya hendak keluar, ternyata pintu kamar terkunci. Kami memang diberikan kunci masing2 oleh pemilik kost, tapi semalam kamar memang tidak saya kunci karena saat itu Maya masih menonton TV. Kenapa sekarang terkunci? apa saya lupa atau... aah, lebih baik saya kesampingkan pikiran aneh. Saya pun berangkat ke kampus.

Sepulang dari kampus, saya melihat teman saya Maya sedang membaca majalah di kursi ruang tengah. Lalu saya tanya "Tadi pagi kenapa sikapmu aneh? bukannya tidur malah liat ke atap. Trus pagi2 udah kabur dari kamar. Emang kamu kemana? kamu marah sama aku?". Maya hanya bengong dengan pertanyaan saya. Dia cuma menjawab "Aku dari semalam tidur di kamarnya Emma. Kamar aku kunci dari luar karena kamu lupa kunci pintu. Emma takut tidur sendirian, jadi aku temani. Emang ada apa sih? kok pertanyaanmu aneh banget."

Giliran saya yang bengong. Astaga... berarti semalam itu saya tidur dengan setan yang menyerupai teman saya...

Sekian. Terima kasih sudah mau membaca kisah saya ini
Baca selanjutnya......

Kostku Serem Bagian 5

Published under ,
Kali ini aku mau share cerita misteri yang pernah dialami teman kostQ, Vika (anak kost lantai bawah)

Wajah Makhluk Halus Itu Mirip Aku

Kejadiannya malam hari, pas Vika lagi tidur2an di kamarnya dalam keadaan pintu kamar terbuka. Kebetulan di kost lengkap penghuni kostnya karena emank kejadiannya di hari biasa, bukan Sabtu atau minggu. Jadi, di kostan lengkap anak kostnya, kecuali aku dan Mbak Ririn. Karena emank malam itu ku nggak bobok di kost, ku menginap di kostnya kakakku dan sebelumnya ku juga sudah pamit sama Vika. Sedangkan Mbak Ririn lagi mudik ke Madura.

Kembali ke cerita :

Tiba-tiba pintu kamar Vika ada yang mengetuk dan makhluk halus yang menyerupai ku sudah berdiri disitu.
Vika : Lho Mbak, nggak jadi nginep di kostnya mbak u tha?
Makhluk Halus itu hanya menggelengkan kepala. Tanpa ada rasa curiga, merinding , dan lain sebagainya, Vika meminta makhluk itu untuk menemani dia tidur. Si Makhluk itu mengangguk dan langsung berbaring di tempat tidurnya Mbak Ririn (teman 1 kamarnya Vika).

Besok paginya, pas Vika terbangun Makhluk itu sudah nggak ada di sebelahnya. Detik itu juga Vika ini masih belum curiga dan masih berpikiran positif kalau yang tadi malam itu aku. Siang harinya, pas Vika jemur pakaian di lantai atas, dia berpapasan sama Mbak Ais (teman 1 kamarku).

Vika : Mbak Ais, Mbak Dian mana?
Mbak Ais : Lho, Dian kan lom pulang. Dian nginep di kost mbaknya.
Vika : Mbak Ais Bohong ya? Bukannya tadi malam Mbak Dian nggak jadi nginep ? Tadi malam dia tidur ma aku.
Mbak Ais : Beneran... Dian Belum balik kekostan.

Langsung lemeslah si Vika ini dengar perkataan Mbak Ais.

Sekian dulu ceritanya. Kalau kurang serem harap maklum karena bukan ku yang mengalaminya... ^_^


- Kiriman cerita dari Dian, Surabaya -
Baca selanjutnya......

Terperangkap Dalam Lorong Rumah Sakit

Published under ,
Salam Sejahtera untuk semua. Saya biasa disapa dengan sebutan Day. Peristiwa ini terjadi saat saya masih belum memahami tentang dunia ghaib. Disebuah Rumah Sakit yang cukup ternama di Jakarta konon ada sebuah cerita tentang seorang gadis remaja yang tewas karena suatu peristiwa dimana saat itu mengejutkan seluruh orang yang ada didalam rumah sakit.

Singkat cerita, pada suatu malam, saat itu saya sedang menjenguk saudara yang sakit (tepat malam Jumat kliwon dalam kondisi hujan deras diluar). Saat itu waktu menunjukkan pukul 00.30, hujan pun reda. Disaat itu saya tidak bisa tertidur dan ingin mencari makanan diluar, namun sudah tidak bisa karena lift serta tangga darurat telah ditutup. Akhirnya saya putuskan untuk tetap didalam rumah sakit namun diluar kamar.

Seketika, disaat saya sedang duduk santai sekaligus mendengarkan musik, saya mendengar suara aneh dari kamar depan tempat saya duduk, seperti orang minta tolong, namun saya tidak memperdulikannya karena saya pikir hanya suara angin saja. Tapi suara itu makin lama semakin jelas. Akhirnya saya putuskan untuk menghampiri kamar tersebut. Akan tetapi pintu kamar tersebut terkunci dan sulit untuk dibuka, walaupun sudah saya dobrak sekeras mungkin alhasil sia-sia.

Disaat itu pula saya mendengar suara telapak kaki berjalan di ujung lorong tersebut menghampiri saya, namun tidak ada siapapun dilorong setengah gelap itu kecuali saya sendri. Tanpa pikir panjang lagi saya berlari menuju tangga darurat yang ada di ujung lorong dengan mendobrak pintu tangga tersebut (karena sudah terkunci), dengan maksud meminta bantuan kepada security.

Setelah sampai dipos security saya menceritakan kejadian yang saya alami, namun security hanya diam saja. Lalu dia menceritakan yang sebenarnya bahwa kamar tersebut telah lama dikosongkan karena meninggalnya seorang gadis remaja, yang sejak saat itu ketika malam Jumat terutama kliwon ada suara gadis minta tolong. Oleh karena itu bila malam Jumat datang tidak ada seorangpun yang berada dilorong lantai satu itu, baik perawat, security, maupun pengunjung.

Akhirnya saya duduk terdiam membisu mendengar cerita tersebut. Saya pun diberikan minum dan roti oleh security serta sayapun merokok sebatang untuk menenangkan pikiran serta memikirkan apa yang telah saya alami. Dengan tekad yang kuat saya putuskan untuk memahami lebih dalam lagi tentang dunia ghaib dengan bantuan abang, kakek, dan uwa saya.

Mereka pun memberikan bekal kepada saya hingga saat ini, serta menasehati "Walaupun saya sudah memiliki bekal yang cukup tapi dunia ghaib bukanlah sembarangan dan makhluk yang hidup disana bukanlah sembarang makhluk karena mereka dapat melihat kita sedang kita tidak dapat melihat mereka. Maka itu buanglah kesombongan pada diri karena diatas langit masih ada langit dan ambillah sifat padi".


- Kiriman cerita dari Day -
Baca selanjutnya......

Dia Memanggil Mbakku

Published under ,
Halo aku Nia. Ini ceritaku yang ke dua. Pengalaman ini memang bukan aku yang mengalaminya melainkan mbakku. Waktu itu, mbakku sengaja bangun sekitar jam satuan buat ngebersih-bersihin rumah. Nah salah satunya dia abis selesei nyuci baju. Waktu itu, pas dia lagi ngejemur baju, didepannya ada seorang cewek berbalut kain putih dan berambut panjang, ada pakunya juga, memanggil manggil mbakku. Awalnya sih dia gak ngeh siapa tuh cewek, ngapain tengah malam kayak gini keluyuran sendiri.

Nah mbakku melangkah sedikit demi sedikit ketempat itu. Cewek itu juga sempat memanggilnya dengan lambayan tangannya berkali-kali. Spontan, mbakku langsung berhenti melangkah ketika dia menyadari kalau cewek itu adalah MBAK KUN... katanya, walaupun wajahnya gak ditunjukkin gara2 ditutup sama rambutnya sendiri, kan ngeri juga intinya.

Mbakku terpaku dari berdirinya. Namun lambat laun, si kunkun makin lama makin mendekat sambil ngelambain tangannya kearah mbakku. Otomatis mbakku panik bukan main. Tau itu, mbakku langsung ngacir masuk rumah, ngunci pintu dan terus ngibrit secepat-cepatnya, hingga dia sendiri lupa kalau baju yang belum dijemurnya tertinggal diluar.

Maaf kalau kurang seram hehe


- Kiriman cerita dari Nia -
Baca selanjutnya......

Adikku Kembar!!!

Published under ,
Jrengg!! jrenngg!! Ini aku Nia lagi... Aku mau cerita lagi pengalamanku ketika aku masih di bangku SD. Aku masih ingat banget ketika itu masih jam 5 pagi, hari Minggu. Waktu itu, aku masih tertidur pulas dan masih bermimpi. Nah tiba-tiba aku terbangun dari tidurku ketika ada seseorang yang membangunkanku. 2 kali panggilan, mataku mulai kubuka dan kulihat adikku berdiri tegap di depanku sambil tersenyum-senyum genit kearahku. Sebut namanya Esa. Aku juga sempat melihat jam saat itu juga, emang masih jam 5. Tapi, tumben adikku kok udah bangun dan kelihatan segar tanpa ada sedikit raut ngantuk di wajahnya. Aku sempat bercakap2 sedikit sama dia.

"Eh Esa kok udah bangun?" kataku sambil mengucek mata. Dia jawab, "Nia, main yuk. Esa main sendiri nih", jawabnya sambil sedikit cengengesan. Karena aku sendiri enggak ada perasaan curiga berlebih, aku ngeiyain kemauan dia. Kalau aku tidur sendiri, aku tidak pernah yang namanya mematikan lampu di kamarku. Hanya saja, bagian ruang tamu dan ruang lain yang selalu gelap. Aku pun mengekor di belakang adikku sambil berbicara lagi, "Esa mau main apa? ini masih pagi." kataku yang masih ngucek mata dan terus mengekor dibelakangnya. Dia gak jawab, dia terus aja jalan. Dan akhirnya, kami berhenti di ruang tamuku yang benar2 gelap.

Disana, aku langsung menghentikan langkahku saat adikku juga berhenti. Dia bilang padaku, "Nia, Esa main disini aja ya. Nia mau ikut main?" katanya tetep cengegesan. Lalu aku jawab aja "Enggak ah Nia mau nonton aja di ruang tamu. Esa jangan kemana-mana ya". Itu aku bicara masih dalam keadaan badan lemes belum bertenaga loh. Selesai aku mengatakan itu, dia jalan beberapa langkah ke arah sofaku yang panjang dan seperti angin, tanpa proses, dia langsung masuk ke dalam kolong sofaku, gak ada jejak sama sekali.

Bodohnya aku, aku belum menyadarinya walau aku sendiri melihat jelas kejadian itu. Dengan santai, aku jalan menuju ruang tengah dan menyalakan tv. Beberapa menit kemudian, aku mulai bingung sendiri dengan kejadian tadi, terus merinding sendiri. Ku pikir-pikir, buat apa adikku main di bawah kolong bangku? kayak gak ada kerjaan ajah. Nah disitu aku mulai menyadari keganjilan itu. Karena perasaanku mulai harap-harap cemas alias takut, aku memanggil-manggil adikku yang tadi membangunkanku. Kulakukan itu supaya aku tidak berfikir yang macam-macam tentang adikku. Karena gak ada jawaban dari dia, akhirnya aku membangkitkan keberanianku untuk berjalan ke ruang tamu.

Dalam jalan, aku masih sempat mengatakan, "Esaaa!!! Nia panggil kenapa gak jawab-jawab. Kan...". Aku langsung tidak meneruskan kalimatku. Aku diam terpaku kearah kolong bangku, gak ada apapun disana. Trus ku dekati kolong bangkunya, memang benar-benar kosong. Sampai akhirnya ku mikir mungkin adikku pasti keluar rumah. Nah disitu aku bermain logika, kalau adikku memang keluar rumah, kenapa pintu masih terkunci sedangkan kuncinya masih menggantung di dalam rumah. Nah loh, aku panik sendiri disitu, sampai akhirnya, aku berlari ke kamar papaku. Esa memang tidur disana bersama papa dan mama.

Aku gedor-gedor tuh pintu sambil manggil2 papa berkali-kali, pintupun terbuka. Aku langsung bicara sama papa.
"Papa, Esa mana?" kataku sambil berusaha menangkan diri.
"Esa masih tidur." jawabnya.
"Emang Esa belum bangun?".
"Masih tidur Nia".
"Tadi Esa keluar kamar gak?" kataku mulai gak bisa tenang.
"Enggak. dibilang masih tidur".

Papa langsung nutup pintu kembali, dan aku benar2 panik bukan main. Aku gemetar saat itu juga. gak mungkin kan adikku Esa yang masih kecil bisa menggapai gagang pintu yang lumayan tinggi? Terus, yang tadi itu siapa? Untung aku nolak diajak main sama dia. Coba kalau aku nurut, yaampun gak kebayang deh.



- Kiriman cerita dari Nia -
Baca selanjutnya......

Malam Yang Aneh

Published under ,
Hi, namaku Dewi, panggil aja Seara. Tapi maaf ya kalau ceritanya ga serem he..he..

Waktu itu, udah malem (gak inget jam berapa). Kebetulan, aku lagi di kamar sama kakak pertamaku. Awalnya itu kamar rame sama suara TV. Tapi tiba-tiba T.hani (kakak pertamaku namanya disamarin aja ya/ nama samaran) mematikan TVnya. Lalu, dia cepat-cepat menutupi tubuhnya dengan bed cover. Otomatis aku keheranan dan langsung bertanya pada T.hani.

"Teh, kenapa sih kamu?" (aku sama T.Hani memang sering manggil aku atau kamu).
"Sssttt... jangan berisik. Dengerin aja itu suaranya!" tegur t.hani.
Ya, dengan gemeteran aku bertanya lagi, "Suara apa?".
"Ah cerewet." katanya.

Aku langsung diam dan ikut masuk ke bed cover. Waktu aku diam, ada suara langkahan kaki. Padahal waktu itu, orang-orang lagi dibawah. Udah ngedengerin suara yang kayak begituan, kita ngedengerin, kayak gentong lagi dipukul-pukul. Aku tambah kaget lah. Trus ada suara ketawa khas Mba Kun kun (ngertikan maksudnya?). Aku gemeteran.

"Wi, keluar yuk!".
"Ah, takut teh".

Tapi, karena terus memaksa, akhirnya kami keluar. Memang gak melihat secara jelas, tapi sekilas ada bayangan putih terbang dari arah depan jendela kamar kami menuju kebun yang ada disebelah rumah (Memang rumah kami sedikit menyeramkan). Waktu itu kita langsung lari kebawah dan dimarahin sama om karena berisik.

Pesan: Gak ada yang diubah dalam inti cerita. Tapi kalau dialog adalah.
Baca selanjutnya......

Gara-Gara Ketawa Terbahak-Bahak Pada Waktu Malam

Published under ,
Hy namaku Zahra dari Jakarta , ini adalah pengalaman ku sendiri , real pastinya ..

To the point aja , jadi malam itu ada tiga orang di kamarku . Ada 2 mbakku yang menemaniku tidur , karena aku tuh agak takutan orangnya alias penakut . Sebelum tidur tuh aku tiduran di bawah tempat mbakku tidur , mbakku cerita yang bikin ngakak alias lucu , jadi aku tertawa dengan terbahak - bahak dan pastinya kenceng .

Tiba - tiba ada suara orang lewat gitu tapi gak ada suara kakinya dan ada suara haaa.. sangat jelas sekali karena pas itu aku dan 1 mbakku tidurannya dibelakang pintu . Kita berdua langsung jadi merinding dan pastinya gak mau ketawa lagi . 10 menit berlalu , aku dan 1 mbakku cerita kejadian tadi , tapi embakku yang satunya gak denger karena dia agak berjauhan tidurannya dari kami . Karena ketakutan aku langsung tidur walaupun merinding keingat - ingat peristiwa itu ...

Keesokkan harinya sudah siang dan mbakku yang tidak mendengar suara itu sholat zhuhur . Ketika salam , ada angin yang berhembus , padahal itu di dalam kamar dan jauh dari jendela yang terbuka . Angin itu berhembus berbarengan dengan suara yang kudengar kemarin haaa... Mbakku langsung mengucap Astagfirullah .

Sepulang sekolah mbaaku menceritakan kepadaku . Aku jadi merinding walaupun hari itu masih sore , seakan tak percaya kok bisa ya kejadiannya sama , pikirku . Sejak kejadian itu aku tak mau tertawa terbahak - bahak pada waktu malam ..

Maaf ya kalau kurang seram , pendek ceritanya , karena baru pertama kali kirim cerita jadi amburadull , dan segera komentarlah karena komentarmu membuatku menjadi lebih baik . Thanks
Baca selanjutnya......

Di Teriakin Makhluk Halus

Published under ,
Hai, namaku Harry. Aku mau berbagi cerita seram yang pernah aku alami.

Waktu itu aku liburan ke rumah abangku di Depok. Rumah abangku berada di gang kecil tepatnya di penurunan, udah gitu paling ujung pula. Dan di samping rumah abangku itu ada pohon2 kecil bambu. Bisa di bilang cukup seram juga lah. ketika sudah larut malam, aku berniat untuk tidur, dan lagi aku tidur sendirian. Saat itu, suasana dalam kamar sangat sunyi dan tenang, di tambah lagi aku susah tidur, insomnia ku kambuh lagi.

Karena waktu itu sudah larut malam, gak bisa tidur, dan suasana hening pula, membuat aku merinding. Aku teringat kalau sedang tidur yang paling kutakutkan adalah merasakan kehadiran2 makhluk halus di dekatku. Karena temanku memberikan ilmunya yaitu mendeteksi kehadiran makhluk halus kepadaku, aku bisa merasakan kehadiran makhluk gaib (waktu itu dia juga mau mengajarkan ilmunya untuk melihat makhluk halus, tapi aku tolak lantaran dia belum tau mantra untuk melepaskan ilmunya itu, yah alhamdulillah aku gak bisa lihat).

Ya, memang banyak makhluk halus yang ada di kamar itu, terutama yang berada di sampingku itu yang paling bisa kurasakan. Hal ke-2 yang ku takuti saat tidur adalah, aku mendengar anak2 tertawa. Bisa di bilang "telingaku terhubung dengan dunia gaib". Saat mendengar tawa anak kecil itu aku menutup telingaku rapat2 sampai terasa sakit.

Tak lama aku menutup telingaku rapat2, seseorang berteriak di telingaku, "HOI!! PERGI DARI SINI! PERGI DARI SINI! PERGILAH! PERGILAH! PERGI SEKARANG JUGA! HAHAHAHAHA!". Aku terkejut dan semakin menekan telingaku sambil istigfar, namun suara itu tetap berteriak di telingaku. Aku baru sadar bahwa yang berteriak itu adalah jin penunggu di rumah itu. Aku ingin beteriak tapi gak bisa dan juga kalau pun bisa bakalan bangunin orang2 yang ada di rumah. Aku terus beristigfar hingga akhirnya suara itu gak kedengaran lagi (mungkin dah kering tenggorokannya). Akhirnya tanpa sadar aku sudah tertidur lelap, dan besok paginya aku tidak menceritakan kepada siapa pun, tapi kejadian tadi malam itu membuat aku diam sepanjang hari.

SEKIAN

Maaf kalau ceritanya kurang seram, dan cerita ini saya buat berdasarkan pengalaman saya. Terima kasih. :)
Baca selanjutnya......

Hantu di Ruang Kepala Sekolah

Published under
Dulu pas gue SD, gue pernah ngeliat yang namanya "HANTU", dan emang kata teman gue di sekolah itu bekas kuburan belanda. Gue sih nggak tau ya ! soalnya gue juga bukan orang situ .. Kata teman gue, tempat yang nyeremin di sekolah tuh toilet kelas 6, ruang komputer and perpus, gue sendiri pernah ngalamin yang di toilet kelas 6.

Pas lagi ada eskul di sekolah, yah eskulnya sekitar jam setengah enamanlah (itu sore ya ...!), terus ga tau kenapa gue kepingin buang air kecil tuh, padahal biasanya gue tuh ga pernah ke toilet kecuali cuci tangan doang. Nah gara2 kebelet banget nih, gue mutusin buat ke toilet kelas 6 ( soalnya lebih deket ). Pas gue nyampe depan pintu toilet, kayak ada jejak kaki di depan gue.. pas gue liat emang ada, cuma nggak berapa lama jejak itu ilang ga tau ke mana.

Udah gitu pas gue lanjut ngelangkah ke dalem toilet, gue ngeliat bayangan di atas gue, kayak ada yang lewat gitu. Toilet di situ tuh pas masuk langsung ada pintu di samping kiri, pintu itu buat gudang, terus ada lorong belok ke kiri buat tempat cowok, sama lorong kanan buat tempat cewek. Kamar mandinya tuh ga ada lampunya tau ..! :( Terus gue abis dari toilet langsung aja keluar buru2, gue terus cerita ke teman gue, katanya dia juga pernah ngalamin kayak gitu..

Terus pas malem2 ada acara tidur di sekolah tuh. Gue sama teman gue belum juga bisa tidur. Akhirnya gue sama teman gue iseng aja jalan2 ke ruang kepala sekolah, ruangnya ke buka. Terus teman gue ngajakin masuk, yaudah deh gue sama teman gue masuk. Terus pas masuk gue ngeliat ada orang yang nguap gitu, di sofa kepala sekolah. Kirain gue kepala sekolahnya ikut tidur juga di sekolah, terus gue mau salam sama dia ( biasalah anak kecil, caper !!), tapi pas gue ngeliat ternyata itu cewek, rambutnya panjang, ngebawa2 kertas ( ga tau tuh tulisannya apaan ) terus gue bilang teman gue "Larii", taunya dia udah lari duluan, gue di tinggalin gitu.. waduuh !!

Udah dulu ya !! tolong commentnya ya !! Maaf kalau ga serem atau nggak nyambung atau kurang jelas. Baru sekali nyerita di sini soalnya !!


-Cerita kiriman dari Anonim -
Baca selanjutnya......

Keseraman Sekolahku

Published under ,
Hi! Aku Fitria, panggil aja Mickey :D, anak baru disini. Meskipun judulnya "keseraman" maav ya kalau ceritanya gk serem dan gk seru.

Awalnya aku sekolah di Lampung, tepatnya di SD Al-Azhar 2. Sekolahku yang lama ini memang terkenal seram. Ada gosip katanya sebelum jadi sekolah, awalnya kuburan, terus jadi rumah sakit belanda, terus baru jadi sekolah.

Di sekolah itu aku dibilang penyendiri ama teman-teman (meskipun gitu aku masih punya teman). Dan kalau ke-toilet aku suka sendirian. Paling kalaw ada teman yang minta anterin, baru ber-2 ke-toiletnya.

Kebetulan aku bisa ngerasain yang begituan dengan jelas (sukur deh gk bisa liatnya, cuma bisa ngerasain duank :p). Tuh kamar mandi katanya bekas kamar mayat (kalau gk salah). Waktu itu ada teman yang minta anterin ke toilet. Yawdah, aku anterin aja, toh aku juga mau buang air. Pas di kamar mandi yang paling pojok aku ngerasa gk enak. Trus aku nanya ke teman ku itu. Sebut aja Putri.

"Put, ngerasa aneh gk?? koq gw ngerasanya panas ya...??"

"Hush!! Nakutin aja lu!! Taw gw takut ama yang begituan... Lu jangan nakutin donk!!" kata Putri sambil buru2 make roknya.

"Enak aja, gw juga takut tau!! Udahlah buruan!" kata aku yang udah buang air dan make rok.

Tiba-tiba tuh lampu toilet padam sendiri. Otomatis aku sama Putri langsung histeris. Trus aku lompat ke arah Putri dan meluk dia saking takutnya. Tapi tuh badan super-duper dingiiin dan rada2 bau gitu... Trus aku nanya ke Putri:

"Put, lu dingin amat sih badannya?? Bau lagi... lu salah make parfum ya?"

"Hah..?? Dingin? Parfum? Perasaan gw gk make parfum ah... kalau dingin sih iya... tapi lu tw dari mana?" kata Putri sambil ngeraba-raba tuh pintu toilet bwat nyari kuncinya. (Aku taw soalnya kalaw Putri lagi panik pasti berisik banget!)

"Haa...??? Tunggu... lu lagi gerak-gerak Put??" tanya aku.

"Lu dengernya gimana??" (maksud Putri disini, ya itu tadi, dia kalau lagi panik berisiknya minta ampunan deeh)

"Lah... trus... yang gw peluk ini syapa???" tanyaku sambil ngelonjak ke arah pintu. Waktu aku lagi meluk itu makhluk yang aku kira Putri rasanya aneeh banget)

Cklek... Tuh pintu akhirnya kebuka juga. Saking syoknya, aku sama Putri gk mikir lagi buat nengok ke belakang, aku sama Putri langsung ngibrit ke kelas.

Nyampe kelas, aku sama Putri di tanya-tanya sama teman-teman yang lagi ribut (maklum lagi gk ada guru). Katanya "Koq ke-WC aja lama banget sih?? Koq baliknya ngos-ngosan gitu??". Banyak deh pertanyaannya, tapi aku sama Putri ngerahasiain tuh pengalaman.

SEKIAN

PS: Aku kurang inget secara detail dialognya, jadi aku bikin sendiri. Tapi intinya tetap sama koq.



- Kiriman cerita dari Fitria-
Baca selanjutnya......

Ada Suara Tak Ada Rupa

Published under ,
Hai.. aku Henny, mau share pengalaman yang dialami tanteku (adiknya Ibu mertua).

Tanteku tinggal di Semarang, cuma berdua aja sama anaknya cos suaminya sudah meninggal. Rumah tempat tinggal tanteku adalah rumah Ibunya (Nenekku). Nenekku udah meninggal bulan maret kemarin. Nah kejadian2 aneh mulai muncul setelah meninggalnya nenekku ini. Salah satu kejadian aneh yang dialami tanteku adalah yang diceritain ke aku 3 hari yang lalu.

Suatu malam sekitar jam 21.00 pintu rumah diketuk orang sambil salam "Assalamualaikum" gitu, tapi sama tanteku didiemin aja. Karena pikir tanteku kalau tetangga pasti ketuk pintu, salam, dan nyebut nama tanteku. Tapi yang ketuk pintu ini cuma salam aja. Kemudian terdengar ketukan kedua juga disertai salam doank.. terus berlanjut hingga ketukan ketiga..

Karena penasaran dan dikira tamu (bukan tetangga) akhirnya tanteku bukain pintu.. tapi gak ada orang. Terus tanteku keluar rumah liatin samping2 rumah, juga kosong gak ada orang. Akhirnya tanteku masuk rumah lagi..

Eh barusan nutup pintu, terdengar ketukan lagi disertai salam. Akhirnya sebelum bukain pintu, tanteku inisiatif ngintip dari ventilasi yang di atas jendela, dan setelah diintip, ternyata gak ada orang lho.. tapi suara ketukannya masih ada. Aneh ya?? Akhirnya tanteku turun dari pengintaian sambil ketakutan gitu.

Gitu cerita tanteku. Maaf ya kalau kurang serem. Mudah2an pembaca suka :)
Baca selanjutnya......

Kuntilanak di Deket Pohon Pisang

Published under ,
Nama gue Probo, ni cerita gue saat kelas 3 SD. Hari dan tanggal kejadiannya gue lupa kapan.

Saat itu rumah gue lagi di landa banjir, jadi gue terpaksa nginep di rumah nenek gue sama adek gue yang masih kecil belum sekolah. Trus setelah gue dianter ayah gue ke rumah nenek, karena udah malem banget, jadi gue di suruh cepet2 tidur karena besok sekolah, trus gue langsung tidur. Mungkin jam 4 subuh gue kebangun. Karena dah gak ngantuk lagi gue liat2 sekeliling kamar, tapi masih dalam keadaan berbaring. Gue tidur hadap jendela tepat didepan kaki gue. Pas lagi liat ventilasi jendela, gue agak bingung kok kayak ada yang lagi merhatiin gue, tapi gue coba untuk bersikap biasa aja, tapi tetap masih ngeliatin ntu ventilasi.

Gue sadar ternyata emang ada yang lagi merhatiin gue, tapi belum jelas wujudnya kayak apa. Pertama2 gue liat kayak bayangan bulan, lama kelamaan bayangan tersebut semakin jelas, dari mata, rambut panjang, sampe ke badan2nya, udah jelas keliatan. Tiba-tiba gue kaget karena ternyata itu kuntilanak lagi merhatiin gue. Muka gue jadi pucat rasanya, udah badan gak bisa di gerakan, tapi gue masih ngeliatin dia. Dengan matanya yang melotot dan merah, dan rambutnya yang panjang, dia ngeliatin gue trus. Akhirnya tiba-tiba gue hadap tembok sambil istigfar. Trus gue intip, ternyata dia masih ngeliatin gue.

Gue makin takut aja, akhirnya gue panggil om gue. Masih dalam keadaan tidur, tiba-tiba om gue dateng, "Napa?". Gue pura2 minta ditemanin ke kamar mandi. Setelah gue di kamar mandi, gue keinget adek gue yang ada di kamar, lagi tidur di samping gue tadi, "Gimana kalau adek gue di bawa sama ntu kuntilanak". Cepet gue balik ke kamar, gue lega ternyata adek gue masih ada. Gak lama kemudian terdengar suara adzan, gue liat ntu ventilasi ternyata dah gak ada si kuntilanak.

Paginya ortu gue datang, trus gue ceritain tentang kejadian tadi subuh. Nyokap gue gak percaya, gue kesel karana gak di percaya. Pas gue mau berangkat sekolah, gue liat dari depan ternyata jendela tersebut tepat menghadap beberapa pohon pisang yang ada di samping rumah nenek gue.

Setelah beberapa hari setelah kejadian, gue denger kalau ada ABG cewek yang meninggal tabrakan di deket rumah nenek gue, sehari sebelum kejadian tersebut. Setelah kejadian, nenek gue pindah rumah, gak tau kenapa tiba-tiba nenek gue pindah rumah. Mungkin karena disamping rumahnya ada penghuninya.

Sekian dulu cerita gue, tunggu cerita lain dari gue. Sory kalau gak serem tapi ini NYATA GUE ALAMI SENDIRI!!!


- Kiriman cerita dari Probo Pradipta Putera -
Baca selanjutnya......

Niru Nyokap Gw

Published under ,
Gw C.E`ca lagi nich, langsung aja..

Dulu waktu rumah gw masih belum dan baru jadi (saat itu gw mungkin masih sekitar kelas 6 SD), gw lumayan sering ditampakin sama makhluk2 yang ada di rumah gw itu. Sampe sekarang masih sich tapi udah jarang, mungkin waktu itu mereka mau kenalan kali yach. Gak tau kenapa cuma gw doank yang pernah ditampakin, sedangkan keluarga gw gak pernah. Nah, yang mau gw ceritain sekarang cuma salah satu dari yang pernah gw alamin.

Di saat rumah gw masih belum jadi :

Waktu itu cuma tinggal loteng rumah gw yang masih belum selesai. Kejadiannya siang2 saat tukang2 lagi ngerjain tuch loteng, gw yang lagi perlu duit buat jajan langsung datengin nyokap yang ada di dapur (lokasi dapur ada tepat di bawah daerah loteng, jadi keliatan tuch para tukang). Gw lupa sich waktu itu apa yang dikerjain nyokap di dapur, pokoknya gw langsung datengin beliau dan bilang minta duit.

Awalnya sich diem aja, trus gw ajak ngomong lagi dan nyokap pun jawab "Iya nanti" (lupa, suaranya pelan atau gak. Hehe). Tapi karena gw tuch orangnya kalau minta sesuatu harus diturutin saat itu juga, gw merengek2 supaya dikasih duit sekarang. Tapi nyokap bukannya langsung kasih duit malah langsung ngeloyor masuk kamar mandi tanpa menyalakan lampu alias dalam keadaan gelap (posisi kamar mandi ada di deket dapur). Gw tungguinlah di depan kamar mandi dengan gak sabar, tapi ko gak kedengeran aktivitas apa2 di dalem kayak suara air atau apa.

Udah beberapa menit nyokap gw gak keluar2, akhirnya gw ketoklah pintunya sambil ngomong, "Ma, ngapain sich di dalem? Lama banget". Ko gak ada jawaban ya, pintu juga gak dibukain. Trus gw coba2 untuk ngebuka pintu dari luar. Eh, kebuka.. Tapi ko di dalem gak ada siapa2. Gw bingung dan tertegun seketika, cuma masih gak ngeh dan gak ngira yang aneh2. Setelah beberapa detik tertegun, gw coba panggil nyokap gw kenceng2, "Ma, mama di mana?". Gak tau nya ada jawaban, "Mama di sini". "Dimana ma?". "Di kamar".

Lah, ko di kamar yach.. Tapi langsung gw samperin aja, trus gw tanyain tadi ada ke dapur atau ke kamar mandi gak. Dan jawabannya seperti yang sudah ditebak "Gak ada". Trus gw ceritainlah ke nyokap kejadian barusan tapi tanggapan nyokap biasa2 aja. Ya udah, seperti niat mulia gw tadi gw minta duit langsung aja ke nyokap trus kabur dech jajan. Haha

Pas rumah udah jadi :

Nah, sekarang loteng rumah gw udah jadi. Dan letak kamar gw ada di deket tangga menuju loteng itu. Kejadiannya pas pagi2 sebelum berangkat sekolah, gw lagi berdiri tuch di ambang pintu kamar, lagi nonton TV (posisi TV ada di depan kamar, soalnya ruang makan ada di sebelah kamar gw jadi supaya TV bisa ditonton di dua tempat). Otomatis kalau gw berdiri di situ pasti keliatan tuch bagian loteng walaupun cuma sedikit.

Lagi asyik2nya nonton, gw ngeliat ada aktivitas di atas. Gw perhatiin lebih jelas, oh ternyata nyokap gw lagi nyapu, ya udah gw cuek. Tapi ko nyokap lama banget gak turun2, pas gw perhatiin lagi beliau udah gak ada. Kalo pun udah turun, pasti ngelewatin gw karena tangga ada di deket pintu kamar. Gw cari2 dimana posisi nyokap, eh tau2 gw liat beliau lagi nyapu di ruang tamu. Waduh, pikiran gw langsung "Ini pasti makhluk gaib lagi nich".

Semenjak itu gw kalau lagi ngomong ama nyokap pasti gw tanyain dulu, itu nyokap gw beneran atau bukan. Haha

Sekian dulu ya.. Sorry kalau kepanjangan lagi dan mungkin gak seram lagi. Share aja:)
Baca selanjutnya......

Hal Aneh Yang Terjadi Dengan Pacar Gw

Published under ,
Peringatan: Cerita ini mengandung content dewasa !!!

Hy gw C. E`ca, sering ngunjungin blog ini, tapi baru pertama kali ngirim cerita. OK langsung aja..

Pas malam Minggu gw jalan sama pacar gw, kebetulan dia baru dateng dari kampung halaman nya. Jadi, otomatis gw tunggu2 banget waktu untuk jalan sama dia. Pas lagi seneng2 nya jalan, tiba-tiba ada sesuatu hal yang membuat kita bertengkar. Lumayan bertengkar hebat waktu itu, sampe gw turun dari sepeda motor saking kesel nya (pasti nya dia berhentiin motor nya dulu baru gw turun hehe).

Singkatnya, akhirnya kita kembali baikan. Cuman karena waktu udah larut malam (kita mulai jalannya udah malam banget, coz sebelumnya gw jalan dulu sama keluarga), gw gak berani pulang ke rumah. Trus dia nanya, "Gimana nich mau pulang ke rumah gak?"."Gak ah" kata gw. "Trus kita ke mana donk?". Akhirnya setelah banyak pertimbangan kita mutusin untuk nginap di hotel malam itu.

Lumayan susah juga nyari hotel pas malam Minggu apalagi udah larut gitu dan akhir nya dapat juga satu hotel yang masih ada kamar. Setelah masuk kamar, kita gak langsung bisa tidur dan cuma rebahan aja sambil liat TV. Karena bosen pacar gw duduk di ranjang dan mulai ngerokok. Kita masih diem2an aja, coz masih ada rasa gak enak sehabis bertengkar tadi.

Karena gak enak trus diem2an, gw mulai membuka pembicaraan. "Yank, maafin gw tadi ya. Gw terlalu keras sama pendirian gw. Maaf ya" (Sambil pegang tangan dia). Tapi, dia cuma mandang gw dan diem aja. Trus gw ngomong lagi, "Yank, koq lo diem aja sich?". Dia tetep mandangin gw dan diem. Gw tetep coba ajak ngomong, tetapi reaksinya masih sama.

Awal nya gw gak ngerasa aneh, gw cuma mikir mungkin dia masih marah sama gw. Trus akhirnya gw peluk dan cium dia (di bagian wajah aja gak di bibir dan sebelumnya dia udah matiin rokoknya), dia pun bersandar di kepala tempat tidur. Gw masih meluk dia sambil rebahan di dada nya, ternyata dia membalas pelukan gw dan membelai rambut gw, cuma masih dieemm aja. Gw ajak ngomong tetep gak respon.

Gw bingung dan di saat itu tiba-tiba listrik mati (gw gak tau apa listrik di seluruh hotel itu yang mati ato cuma di kamar gw). Setelah beberapa menit akhir nya nyala lagi, cuma gw heran ko` TV di kamar gw masih mati (biasanya kan kalau listriknya udah nyala otomatis TV nya juga pasti ikut nyala lagi). Jadi cuma cahaya remang2 dari lampu tidur di atas ranjang aja yang menerangi, yang dinyalakan beberapa saat sebelum mati listrik (gak kepikir buat nyalain TV lagi coz gw cuma konsentrasi ngajakin ngomong pacar gw).

Abis itu gw peluk dia lagi, tiba-tiba dia nangis. Gw tanya kenapa, masih aja dia gak jawab. Gw bingung kenapa sich koq dia jadi aneh gini, tapi gw coba tenangin dia dengan memeluk dan cium dia sampe akhir nya kita berciuman. Gw bener2 ngerasa banget dia ngebales ciuman gw. Setelah ciuman dia masih aja nangis, gw tetep peluk dia dan gak disangka2 dia ngomong, "Gw sayank lo yank, gw sayank lo (dengan suaranya yang pelaann banget)". "Iya yank, tapi kenapa sich lo nangis. Jangan nangis" kata gw. Dia gak jawab dan malah terus nangis dan bilang kayak gitu.
Karena gw udah lelah ngajakin ngomong akhirnya gw suruh dia untuk rebahan dan tidur, dia nurut langsung mejemin mata. Sedangkan gw cuma rebahan aja di samping dia sambil ngeliatin dia.

Setelah beberapa detik tiba-tiba dia kebangun geragapan kayak orang habis mimpi buruk sambil teriak kenceng dan bilang "Yank, rokok gw mana? Koq lo matiin sich". Gw pun bingung dan terkaget2 karena denger teriakannya, "Hah? bukannya lo sendiri tadi yang matiin. Masa gak ngerasa?". "Gak, sekarang mana rokok gw. Gw belum selesai ngerokok juga (sambil marah2)". Akhirnya gw kasih rokoknya dan langsung gw tanya apa dia ngerasa kalau dari tadi gw ngajakin dia ngomong, peluk dan cium dia, juga pas dia nangis dan bilang sayank ke gw.

Jawabannya bikin gw kaget banget, "Gak tuch, gw kan tadi lagi ngerokok. Malah gw bingung kenapa tiba-tiba gw gak ngerokok lagi". Trus gw ceritain semua yang terjadi tadi ke dia, dia diem dan akhir nya cerita. "Gw kemaren pas pulkam diajakin nyokap ke gunung, mandi buat ngilmu supaya orang takut sama gw (dia sebelumnya ada masalah sama teman satu kontrakannya sampe temannya itu mau ngebunuh dia, syukurnya dia bisa kabur. Cuma diduga, temannya itu masih dendam sama dia)". Setelah dia cerita gitu, kita berdua menyimpulkan mungkin tadi dia habis dimasukin sama makhluk dari itu gunung.

Gw pun bergidik "Syukur gw gak sempat ngapa2in yang lebih tadi, cuma ciuman aja". Kalo gak, ihh.. Jangan sampe deh pokok nya.

Sorry kalau kepanjangan dan mungkin gak serem, cuma pengen share aja.

Ps : Ilmunya hilang malam itu juga karena dia udah ngelanggar syarat yaitu bercinta sama gw (pasti banyak yang ngoment kalau itu dosa, gw sadar itu dosa tapi itu lah yang terjadi. Anak zaman sekarang yang gak terlalu peduliin dosa, semoga pintu tobat masih dibukakan untuk gw. Amin)


Note from Admin: Disensor dikit ya Sis :) Thanks juga atas keberaniannya untuk jujur. Jangan lupa tobat :p hehe
Baca selanjutnya......

Hantu Cewek SMA yang Bunuh Diri

Published under ,
Hello.. namaku Refha, dengerin ceritaku ya ...

Dulu aku pernah tinggal di sebuah rumah (itu ngontrak). Rumahnya lumayang gede, dan di tengah2 rumah itu ada taman yang cukup gede. Karena nyokapku suka sama tanaman, taman itu diisi sama banyak tanaman, tapi karena baru pindah, tanaman nyokapku di pindahin sedikit demi sedikit. Waktu itu aku masih umur 9 tahunan lah ..

Pas malem-malem mobil yang ngebawa tanaman nyokapku itu dateng (itu sekitar jam 11-an lah). Sebenarnya aku udah tidur, tapi suara mobilnya itu berisik banget, aku pun bangun, dan karena ga tau mau ngapain, aku akhirnya bantuin nyokap buat mindahin tanaman dari mobil ke taman.

Pas itu nyokapku minta tolong aku buat ngangkatin tanamannya karena nyokapku udah ngantuk. Akhirnya aku dan kakak ku ngengkat tanaman bareng2, tapi kadang kakak ku nonton sebentar (nonton bola), akhirnya aku sendiri yang ngangkat tuh tanaman. Pas aku mau ngangkat salah satu tanaman ke ujung taman, aku ngeliat sesosok bayangan putih di pohon tua yang ada di ujung taman itu. Aku langsung lari ke kakakku, aku nangis (yah .. biasalah anak kecil) tapi aku gak cerita kejadian itu ke kakakku.

Besoknya aku coba kenalan sama tetangga, aku dapet 1 teman namanya Inggi (nama samaran). Terus aku ajak dia ke rumah. Tapi pas dia masuk ke kamar aku, muka dia langsung berubah pucet. Aku tanya "Kenapa Nggi?". Terus dia bilang "Ng-ng-nggak pappa kok!". Tiba2 dia langsung pingin pulang, dia bilang ke aku "Reff! aku pulang dulu ya! aku belum ngerjain pr nih!". Mau nggak mau, aku pun bilang "Ya udah, nanti lain kali ke sini lagi ya", tapi dia ga ngejawab. Dia lari ke rumahnya yang jaraknya sekitar 2 rumah dari rumahku.

Singkat cerita, ini adalah puncaknya (menurutku ya ..!)

Waktu itu malem Jumat keliwon. Aku sama sodara ku tidur berdua di ruang keluarga untuk nonton sebuah film horor di tv. Di rumahku itu waktu itu cuma ada aku, sodaraku dan nenekku. Aku udah nggak sabaran aja pingin nonton, eh tiba2 lampu mati. Aku teriak manggil nenek, "Neneeek!! tolong dong nyalain lampu". Lalu nggak berapa lama lampu nyala.

Aku mau ke tempat kontak lampu buat bilang makasih ke nenek, kebetulan kontak lampu ada di luar, tepatnya di deket gudang. Pas aku ke luar, tiba2 ada mahkluk putih di depan kontak lampu. Aku kaget setengah mati, lalu aku lari untuk ngasih tau ke sodara aku. Tiba2 saat aku lari, seperti ada yang ngikutin aku lari. Aku noleh ke belakang, ternyata ada cewek pake baju seragam SMA lagi gendong bayi yang berjalan keluar..

Karena aku heran, aku pun ngikutin dia sampai ke luar. Saat aku ada di tanah yang agak nonjol ke atas, tiba2 cewek itu ngilang gitu aja, terus tiba2 kakiku di tarik sampe lutut. Terus aku ngeliat cewek yang tadi aku liat itu, dia lagi di depan kontak lampu. Aku langsung coba lari dan langsung tutup pintu rumah dan masuk ke kamar nyokapku.

Singkat cerita, besoknya aku cerita ke Inggi, dan ternyata emang di situ ada cewek bunuh diri gara2 anaknya kesetrum di kontak lampu (di strumin oleh ayahnya, karena mereka masih SMA, namun sudah hamil), akhirnya cewek itu bunuh diri.

Sorry ya kalau kepanjaaangan.. karena sebenarnya ini juga bukan semua cerita hantu di rumah itu sih. Nanti kapan-kapan aku nge post lagi deh cerita hantu yang lain. Tolong di coment ya ..
Baca selanjutnya......

Udin Sedunia

Published under ,
Hi, gua Briel. Langsung ke ceritanya aja ya.

Tadi (tanggal 11-11-2011), pas lagi jalan2 di sekolah gua ngeliat ade kelas gua, dia jalan sambil cerita2 sendiri. Pas gua ngeliat dia baik2 (matanya udah merah, pas gua pegang tangannya jadi dingin banget, ternyata dia kerasukan). Dia lagi jalan mau nyari orang teman kelasnya sebut ajha namanya yang lagi dia cari "Udin", dan anak yang kerasukan ini namanya "Nada".

Gua ngajak dia bicara, eh malah dia jalan. Gua langsung ajha tahan dia di tangannya. Tapi dia malah mau ngelepasin tenaganya, dan malah lebih kuat dari tenaga anak laki2. Trus gua panggil teman gua untuk nahan dia, gua ama teman-teman langsung ajha ngangkat sambil ngebawa dia ke ruang UKS.

Pas di ruang UKS dia malah berontak2. Gua suruh teman-teman nahan dia, trus gua ngajak dia bicara. Pas gua ngajak bicara, dia hanya manggil2 Udin. Tapi gua tetap ngajak dia bicara, gua bilangin ke dia "Udin ngga ada", malah dia nambah berontak.

Eh tunggu dikit, temannya juga ada yang kena, malah tambah banyak. Ada 4 orang, tambah Nada jadinya 5. Jadi semuanya dikumpul jadi 1 di ruang UKS. Pas semuanya udah dikumpulin guru2 ada yang datang, mereka nanya "Anak2 ini kenapa?". Serentak ajha teman-teman gua bilang kerasukan. Anehnya anak2 yang kerasukan pake jilbab, trus semuanya manggil2 Udin.

Trus anak yang kerasukan yang namanya Dila teriak, dia bilang "Udin brengsek kamu, kamu udah hancurin hidup aku, sekarang kamu mau hancurin teman-teman aku". Pak guru suruh teman gua panggil Udin. Pas Udin nyampe, anak2 yang kerasukan pada teriak2 dan berusaha untuk lepasin pegangan2. Eh yang 1 lepas, langsung ajha dia lari ke Udin, tiba-tiba dia cekik Udin. Pak guru dan teman-teman langsung ajha nahan dia (Sintia).

Pas Udin disuruh pergi malah semua pada nambah teriak2 termasuk Nada. Gua langsung bilang ke nada "Lo tuh jangan ganggu2 dia, dia ngga ada salah sama lo", eh dia cuma manggil2 Udin lagi.

- Kiriman cerita dari Briel -

Note from Admin: Thanks buat kiriman ceritanya bro Briel. Mohon maaf, berhubung judulnya tidak ada dan berhubung iseng saya kambuh, judulnya jadi "Udin sedunia" aja ya :D
Baca selanjutnya......

Misteri di SMPN 4 Palembang

Published under ,
Hi, kenalin nama gua Yuni, dari Palembang. Langsung aja ke ceritanya yaa ...

Gua sekarang sekolah di SMP Negeri 4 Palembang kelas 8. Di kelas gua kan ada 2 orang yang punya indra keenam gitu, jadi mereka berdua bisa ngeliat hantu. Nama teman gua itu yang satu Arry, dan Ira. Kata si Ira , kalau di depan gerbang sekolah kami itu ada hantu badannya tinggi banget, tapi yang kelihatan cuma badannya dan kakinya masih terkubur di tanah. Trus di deket gerbang SMP gua kan ada pohon belimbing, nah, disana tempatnya pocong.

Kalo kata Arry sih di toilet putri di SMP gua yang paling ujung dan belakang sekali itu ada kuntilanak mukanya rata setengah dan kepalanya muter2. Trus di ruang labor IPA ada hantu yang badannya hitam semua dan badannya besar, tuh hantu suka jahil, suka ngumpetin barang2 dan suka nyabutin rambut siswi cewek yang rambutnya panjang.

Bukan hanya mereka berdua yang bisa liat, guru gua pun yang namanya Devi pernah ngeliat kuntilanak di kelas 7.4 pada saat dia lagi ngajar di kelas 7.6. Dia bisa ngeliat karena 7.6 sama 7.4 kelasnya berhadapan (sekedar informasi, waktu ibu Devi ngeliat itu kuntilanak, kelas dalam keadaan kosong karena olahraga di luar).

Sekian aja dulu ya, maaf kalau ceritanya kurang serem, soalnya baru pertama kali ngepost di sini :D


- Cerita kiriman dari Yuni -
Baca selanjutnya......

Salah Mayat

Published under ,
Hai saya Rud3ny, saya punya cerita nih di tahun 90 an.

Di daerah Kebumen ada dua orang gadis yang merantau ke Jakarta, sebut saja Surti dan Iyem. Sesampainya di Jakarta Surti dan Iyem bekerja menjadi pembantu rumah tangga, Surti di Pulo Gadung dan Iyem di Kemayoran. Surti beruntung punya majikan yang baik, lain hal nya dengan Iyem yang punya majikan galak dan suka memukul, akhirnya Iyem memutuskan untuk mencari pekerjaan baru.

Akhirnya Iyem dapat lowongan pekerjaan tapi Iyem bermasalah dengan KTP, KTP nya hilang, Iyem memutuskan meminjam KTP Surti, Iyem yakin tidak ketahuan karena ciri-ciri fisik mereka hampir sama. Saat Iyem hendak memfoto copy KTP, Iyem tertabrak truk bermuatan pasir, menyebabkan kepala nya pecah. Akhirnya dipulangkanlah jenazah Iyem ke Kebumen, tetapi polisi memulangkan jenazah ke tempat Surti, karena Iyem memegang KTP Surti. Orang tua Surti kaget anaknya meninggal dengan kepala yang hancur.

Aneh nya di desa itu banyak warga yang bertemu sosok Iyem, ada yang bertemu dia di kuburan Surti (padahal itu mayat Iyem), ada warga yang bertemu Iyem sedang menangis di jalan, tetapi dengan santai nya warga menyapa, "Yem sudah pulang ya? kapan sampai?" tetapi Iyem diam saja. Orang tua Iyem kaget mendengar banyak warga yang bertemu Iyem.

Saat tengah malam ibu nya Iyem buang hajat (kalau di desa toilet nya di kebun), tidak sengaja ibu nya Iyem mendengar suara tangisan. Penasaran dengan suara itu dicarilah sumber suara itu. Dari kejauhan ibu nya Iyem kaget melihat anak nya yang sedang menangis di pinggir sawah dengan berlumuran darah, ibu nya langsung berlari melewati jalan setapak di pinggir sawah. Begitu sampai disitu Iyem menghilang,

Di hari kelima Iyem meninggal, Surti pulang ke Kebumen. Dia pulang karena perasaan yang tidak enak dan tidak ada kabarnya Iyem (maklum jaman dulu HP masih mahal jadi jarang yang punya). Sesampainya Surti sampai di Kebumen malam hari, Surti kaget di rumahnya ada tahlil an. Pas Surti mengucapkan salam, sontak warga kaget dan pergi kocar-kacir. Akhirnya Surti menceritakan semua nya, dan Surti kaget Iyem meninggal begitu tragis.


- Cerita kiriman dari rud3ny -
Baca selanjutnya......

Pocong di Atas Sepeda Motor

Published under ,
Kenalin Nama ku Syaifudin, dari daerah Sidoajo. Aku mau share cerita serem tapi ini yang ngalamin istri ku. Kejadiannya masih belum lama yakni bulan Mei 2011 dan istri ku lagi hamil anak pertama, usia kehamilan waktu itu kira-kira 7 bulan. Gini ni Ceritanya.

Rumah kami memang banyak penunggunya dikarenakan tanah yang dibangunin tempat rumah kami dulunya banyak ditanami tumbal-tumbal (bukan tumbal orang tapi tumbal hewan kayak tanduk rusa dll). Kami tinggal bersama orang tua istri ku (mertua), karena istri ku anak perempuan terakhir. Waktu itu seperti biasa pagi-pagi aku berangkat kerja dan orang tua kami juga sama-sama kerja, jadi di rumah hanya tinggal istri ku seorang. Dalam anggota keluarga kami yang paling sering melihat hal-hal gaib adalah istri ku.

Di saat istri ku seorang diri, dia mulai bosan lihat tv karena acara tv tidak ada yang bagus, lalu dia memutuskan untuk tidur siang. Kebetulan di depan pintu kamar tidur istri ku terparkir sepeda motor milik adikku, karena adikku meminjam sepeda motor ku (tukeran).

Di saat istri ku mulai tidur pulas, dia terbangun karena ada suara aneh di depan pintu dan kebetulan dia juga ingin ke kamar mandi untuk buang air kecil. Di saat dia bangun dia belum lihat ke arah pintu kamar, tapi dia sudah ngerasa hawa kamar menjadi dingin padahal waktu itu jam 12 siang pas panas-panasnya udara (waktu itu belum musim hujan). Di sini dia sudah mulai merasa ada yang ga beres.

Pas dia ngelihat ke arah pintu dia langsung kaget campur takut, dia melihat seonggok pocong yang lagi duduk-duduk di atas sepeda motor milik adikku itu, dengan wajah kayak orang yang baru mati tabrakan karena wajahnya penuh dengan darah segar dan kain kafannya masih bersih. Dia perhatikan pocong itu terus tapi tidak hilang-hilang. Malah pocong ini mengeluarkan tangannya terus membuka kain pocongnya bagian kepala sehingga kepala dan rambutnya terlihat jelas dan berpose kayak orang lagi menyisir rambut di depan kaca spion sepeda motor.

Istri ku langsung menutupi sekujur tubuhnya dengan selimut sambil baca-baca doa. Selang beberapa saat istri ku mencoba membuka selimut sebagian yang menutupi mukanya ingin mengecek apa pocong itu sudah hilang. Dan ternyata pocong itu masih di atas sepeda motor tadi, malah dia sekarang melotot ke arah istri ku. Karena istri ku orangnya rada penakut dia tidak berani keluar ke kamar mandi, dia malah milih untuk nahan buang air kecilnya. Alhasil selang beberapa saat pocong itu hilang dengan sendirinya.

Pas waktu ku pulang sekitar jam 1 siang (karena toko ku kalau siang tutup dan buka lagi kalau sore), Kulihat istri ku di depan rumah dengan wajah penuh keringat, dan pucat. Lalu dia bercerita kalau dia habis lihat pocong dengan wajah penuh darah di atas sepeda motor milik adikku itu. Sampai sekarang ku masih bingung darimana asal pocong itu, apa dari rumah atau dari sepeda motor adikku, karena adikku juga waktu beli sepeda motor itu kaya ada goresan dikit habis tabrakan. Sukur bayi kami tidak kenapa-napa dan lahir dengan sehat.

Udah dulu cerita dari ku. Mohon maaf kalau bertele-tele dan kurang dimengerti, kapan-kapan ku ceritakan lagi pengalaman-pengalaman misteri lainnya.
Baca selanjutnya......

Suara Kunti Saat Berkemah di Sumberboto

Published under ,
Ini kejadian yang aku alami pada tahun 2010, hari dan tanggalnya aku lupa.

Pada saat itu, aku lagi kemah di Sumberboto di desa Japangan kec. Mojowarno. Pada malam hari anak laki2 tidur di tenda dan anak perempuan tidur di pendopo, dan anak laki2 ada yang tidur dan ada juga yang gak tidur (soalnya habis hujan deras, tendanya kotor jadi banyak yang gak tidur). Anak laki2 yang gak tidur tadi semuanya gaduh di dalam tenda, sedangkan aku tidur.

Setelah jam 01:00, anak laki2 disuruh bangun semuanya dan anak perempuan tidak disuruh bangun soalnya tidak gaduh saat tidur. Setelah aku bangun, guru menyuruh anak2 berkumpul di kebun yang cukup gelap. Saat berkumpul, aku lagi di posisi paling belakang dan pojok sendiri, dan di pinggir aku ada pohon jati.

Setelah beberapa menit, aku mendengar suara seperti ular viper yang mendesis, setelah itu ada suara perempuan yang tertawa (yaitu suara kuntilanak) dan aku merinding sekali. Setelah kejadian itu aku tanya ke teman aku yang di depan aku tentang suara tadi dan apa yang dia katakan??? Dia tidak mendengar apapun hanya mendengar suara dari guru saja, padahal suara itu jelas sekali ku dengar.

Lalu kemudian aku kembali ke tenda dan gak bisa tidur, soalnya aku masih kepikiran. Dan akhirnya aku mulai bisa tidur. Setelah pagi aku menceritakan ke teman-teman masalah kejadian tadi malam, dan kata teman-teman "Biarkan saja itu sudah biasa".

Setelah aku mendengar suara kuntilanak, besoknya pas pagi semuannya senam dan jalan2 pagi. Setelah sampai di kuburan, teman aku melihat pocong...

ini ceritaku...
apa ceritamu...

Maaf kalau ada kata2 yang gak berkenan di hati kalian... good bye

- Cerita kiriman dari Ikhwanudin -
Baca selanjutnya......

Kepala Yang Berapi

Published under ,
Kejadian ini saya alami sekitar tahun 2002 sebelum saya bertemu dan ditelpon oleh Herlin (telpon dari alam tetangga). Kejadiannya masih ditempat yang sama, di ruko tempat saya jaga dimana saya jadi satpam disana. Langsung saja kesasaran :

Sedikit penjelasan saat saya jaga malam : Saya kalau jaga malam selalu keliling ke ruangan-ruangan dari lantai 1 sampai lantai 4 hanya untuk memastikan saja kalau keadaan aman terkendali.

Waktu itu malam Jum`at (tepatnya Jum`at apa saya lupa). Waktu baru sampai tempat kerjaan sih perasaan biasa-biasa saja, tapi mulai jam 10 malam baru ada perasaan gak enak (seperti akan ada sesuatu yang bakalan terjadi). Semakin malam perasaan gak enak itu semakin terasa kuat, sampai pada puncaknya sekitar jam 2 pagi...

Saat saya di teras di lantai 3 (lantai 2 dan 3 ada semacam teras kecil untuk sekedar bersantai dan merokok), waktu saya mau menyalakan rokok buat nenangin diri tiba-tiba dari dalam ruangan lantai 3 saya lihat ada api yang menyala sebesar genggaman tangan orang dewasa. Untuk mengantisipasi supaya api tidak membesar dan terjadi kebakaran, saya berniat untuk mengambil tabung pemadam yang ada dilantai 2.

Tapi sebelum saya sampai pintu teras lantai 3, tiba-tiba api itu membesar sebesar kepala orang dewasa dan terbang ke arah saya dan saat itu juga saya langsung baca "Lailahaillallah" (gak tau kenapa hanya kata "Lailahaillallah" yang keluar dari mulut saya dan itu saya ucapkan berulang-ulang seperti orang dzikir), dan api itu tertahan tepat 1 meter di depan wajah saya (seperti ada dinding kaca yang menghalangi agar api itu tidak menabrak saya).

Api itu terus berusaha untuk menabrak saya tapi gak bisa-bisa. Seiring makin gencarnya usaha api itu untuk menabrak saya, saya seperti melihat didalam api itu seperti ada wajah manusia yang semakin lama semakin jelas bentuk wajahnya (mukanya bulat, mulutnya tebal, hidungnya besar dan matanya melotot seperti sedang marah pada saya). Saat itu tubuhku terasa panas dingin, panas karena didepan ada api, dan dibelakang dingin dari cuaca malam itu yang memang dingin banget (bayangin aja rasanya seperti kita berdiri didepan api unggun dengan jarak 3 meter ditempat yang dingin).

Sekitar 30 menit akhirnya api itu terbang menjauh menuju kedalam ruangan lantai tiga dan terus menembus tembok dan hilang. Mungkin sudah bosan atau menyerah karena gagal menabrak saya, api itu kabur heheheee. Akhirnya lega juga rasanya bisa melewati 30 menit melawan panas dan dingin dengan sukses walau badan terasa lemas dan capek.

Sekitar 5 menit setelah kejadian itu saya baru sadar kalau saya masih pegang rokok dan korek, jadi kasihankan kalau rokoknya gak dinyalain heheheheee...

Terus terang ini kejadian yang paling menakutkan dan menantang yang pernah saya alami di ruko itu, dan setelah kejadian itu saya tidak pernah lagi melihat makhluk itu (api yang saya ceritakan diatas). Menurut cerita Herlin, makhluk itulah yang selama ini berkuasa di ruko itu dan masih berkuasa sampai sekarang.

Maaf kalau ceritanya gak serem dan gak jelas :)


- Cerita kiriman dari Bazonk87 -
Baca selanjutnya......

Hantu di Frankfurt, Jerman

Published under ,
Hi!, saya Eunice. Saya punya cerita tentang pengalaman saya dengan hantu di Jerman.

Ini adalah pengalaman pertama saya. Saya pada saat itu lagi ke toilet, trus saya lihat ada cewek yang cantik sekali. Rambutnya pirang, matanya biru, trus ga ada bayangannya di kaca. Nah saya kaget, trus itu cewek tiba-tiba berubah matanya jadi hitam semua ga ada putihnya, trus mukanya kaya ancur. Saya kaget, badan saya kaku ga bisa digerakin sampe 15 menit kemudian itu cewek hilang, barulah saya bisa gerakin badan lagi.

Ga sampe situ, ternyata itu cewek ngikut saya ke rumah. Pas saya lagi berkaca, tiba-tiba dia muncul di belakang saya. Saya coba-coba aja berdoa sambil nangis, trus itu hantu ilang. Setelah itu saya langsung wudu trus sholat, setelah itu saya ga diganggu lagi.

Maaf kalau ga serem, :)


COUNTRIES THAT I EVER VISITED (Negara yang pernah saya kunjungi) : USA (AMERIKA), UK (INGGRIS), FRANCE (PRANCIS), GERMANY (JERMAN), JAPAN (JEPANG), SINGAPORE( SINGAPURA),and SAUDI ARABIA

Countries that I want to visit (Negara yang mau saya kunjungi) : Swiss, Italy (Italia), Austria, Hungary (Hunggaria), Spain (spanyol), Portugal, Egypt (mesir), Brazil, Thailand, China, Australia, Morocco, South Korea (Korea Selatan), Taiwan, New Zealand (Selandia Baru), Russia and India.
Baca selanjutnya......

Berperang Melawan Dukun 2

Published under ,
Singkat cerita, malam kedua pun datang seperti malam pertama kita menunggu di halaman rumah tanpa cahaya, penerangan cuma mengandalkan cahaya bulan. Tak lama kita menunggu, kami kedatangan 7 tamu yang bentuk-bentuknya tak jauh berbeda dari malam pertama cuma sekarang tambah kuntilanak dan makhluk berbulu kecil bertaring dengan sinar mata merah. Kami pun saling serang tapi ya gak begitu berarti bagi kami, kami pun berhasil mengembalikan makhluk-makhluk tersebut ke asalnya. Kita beristrahat sambil ngrokok dan ngopi, tapi kita merasakan hawa panas banget dari arah Barat laut.

Didalam kedipan mata, kami melihat bola api sebesar bola kasti menuju ke arah kami. Karena kami masih menikmati kopi dan rokok, S pun menyuruh senjatanya untuk melawan bola api tersebut. Saya dan Nanang tak mau ketinggalan menyuruh senjata kami juga, dan berhasil membalikkan arah bola api tersebut kembali ke si pengirim.

Aneh, tak lama kemudian kami merasakan hawa panas yang lebih besar dari sebelumnya, dan kami melihat bola api sebesar tampah menuju arah kami. Tapi kami mendapat bantuan dari Allah, kami dibantu 7 kyai berjubah melawan bola api tersebut dan alhamdulillah api tersebut lenyap.

Tapi kami tiba-tiba melihat bola api terbang memantul kesana-kesini memutari kami. S pun menyuruh saya dan Nanang berlindung di belakang S, kami memutar-mutar mengikuti arah bola api tersebut, dan tiba-tiba kita bertiga terpental setelah S mendapat tendangan dari bola api yang tiba-tiba berubah menjadi makhluk mini.

Kita pun langsung bangkit dan mencari dimana makhluk mini tersebut berlarian memutari kami. S langsung maku bumi tuh makhluk dan menebas makhluk tersebut dengan pedang, bagian perut ke atas terlepas enggak tau kemana, bagian perut kebawah masih ditempat. Setelah itu saya langsung mengobati perut S yang kram akibat tendangan tadi .

Malam pun sudah larut kami memutuskan untuk tidur zzz...


Malam ketiga kami berjaga-jaga di halaman menanti tamu yang kami perkirakan akan datang lagi. Tapi kok aneh, sudah jam 12 lebih tak ada satu pun tamu yang datang. Kita sempat masuk ke kamar S untuk tidur, tapi gak bisa tidur. Akhirnya saya merasakan ada tamu dari arah Barat Laut yang jauh jauh lebih besar energinya dibanding makhluk-makhluk yang dua malam kemaren.

Setelah tuh makhluk tepat berada di halaman, S pun keluar sendirian karena tuh tamu khusus buat S. Hampir 10 menit S berkomunikasi dengan makhluk tersebut dan langsung kembali ke kamar dengan senyum bahagia.

Saya dan Nanang bertanya "Ada apa mas?". S jawab "Itu tadi ratu gunung merapi, dia minta maaf atas tindakan anak buahnya yang membantu dukun tersebut, dan sebagai gantinya tuh ratu akan menyerang balik dukun tersebut. Dan kalau ada anak buahnya yang macam-macam langsung aja suruh manggil dia biar dia aja yang urus".

Saya dan Nanang: "Alhamdulillah, yaudah ayo sholat mas". Kita sholat sendiri-sendiri dan setelah selesai sholat kita kembali ke halaman dan kedatangan tamu lagi, yang tak lain adalah makhluk-makhluk kemaren yang sempat mencoba mencelakai kami. Tapi kali ini mereka datang untuk meminta maaf, tapi S bilang "Balas dulu orang yang sudah menyuruhmu".

Kita langsung tidur zzz...


Di malam keempat kita cuma mengirimkan bacaan surat yasin ke dukun tersebut dan esoknya tuh dukun jatuh sakit sampai beberapa Minggu. S pun kembali baikan dan melanjutkan hubungannya sama pacarnya, tapi sekarang sudah putus kembali karena perbedaan pendapat dan bukan ulah dukun lagi.

Sekian ...

Percaya boleh, gak juga boleh, karena gaib emang susah untuk dibuktikan tapi nyata buat yang mengerti hal gaib.

Lain kali saya ceritakan saat saya dibantu jarak jauh saat mengusir makhluk kiriman yang mengganggu usaha keluarga pacar saya.

*jrp

wassallammualaikum wr wb


- Kiriman cerita dari Radithya Pradipta -
Baca selanjutnya......

Berperang Melawan Dukun 1

Published under ,
Assallamualaikumm wr wb, saya Radithya Pradipta. Langsung aja ya

Maaf sebelumnya ,saya lupa kejadian tepatnya kapan tapi yang jelas dua tahunan yang lalu. Jadi gini saat itu sepupuku (S) sedang ada masalah sama pacarnya karena tiba-tiba pacar S itu berubah dingin dan ngotot minta putus. Dan beberapa saat belakangan S sering didatengin suatu makhluk dan menyerang S.

Karena S CURIGA dengan perubahan yang begitu cepat (padahal 2 hari sebelumnya S sama pacarnya masih baik-baik saja, bahkan S sempat diajak pacarnya ke rumah mbahnya pacar S), S pun konsentrasi, menerawang apa yang sebenarnya terjadi. Tak sampai satu menit S mengetahui penyebab semua ini ...

Semua ini disebabkan oleh ulah cowok yang suka sama pacarnya si S dan meminta bantuan Dukun. S pun gak tinggal diam saat mengetahui kalau penyebab semua ini dukun dan makhluk-makhluk yang datang menyerang S itu juga ulah dukun itu. S pun mengajak saya dan Nanang untuk membantu melawan ulah dukun itu.

Singkat cerita malam pun tiba. Sekitar jam 22.00 kami bertiga berkumpul di halaman rumah S untuk menanti tamu (makhluk utusan dukun) karena insting kami bilang kalau malam ini bakal ada tamu ngajak ribut. Kita menanti dihalaman rumah sambil ngobrol ngalor ngidul dan tak lupa mematikan lampu halaman agar tak mengundang perhatian tetangga kalau kita diam diluar rumah malam-malam (biarpun rumah tetangga jaraknya lumayan jauh tapi yang namanya di kampung tau sendiri gimana).

Tak lama kami menunggu, sekitar 22.30 kami kedatangan tamu dari arah Barat Laut. Tamu yang mendatangi kami ada 4 (2 pocong ,1 seperti monyet ,1 bayi bajang). Kami pun langsung berdiri dan bersiap-siap menghajar makhluk tersebut

S = "Siap cah?"

Aku dan Nanang pun langsung jawab SIAP. Belum sempat istirahat, tuh makhluk yang habis terbang dari Magelang ke Klaten langsung kita hajar bertiga, dan tanpa perlawanan yang berarti tuh makhluk terpental ke asalnya. Tak lama kemudian, kita bertiga merasakan ada segerombolan dari segala arah dan mendekat ke arah kami. Setelah mereka sampai di sekitar, kami berdiri. S mencoba berkomunikasi dengan mereka dan ternyata mereka tidak ganggu, hanya mau menonton saja (ternyata yang datang itu cuma penunggu-penunggu sekitar tempat kami tinggal dan sudah hafal sama kita bertiga yang kalo lagi kumpul pasti lagi ada masalah).

Tak lama kemudian, kami merasa ada energi yang lebih besar dari Barat Laut (yaitu arah Magelang). Ditengah energi yang dirasakan, kami juga dikejutkan dengan suara tertawa yang menggelegar di langit. Ya suara itu berasal dari raksasa bertubuh seperti genderuwo. Kita bertiga langsung berdiri setelah makhluk itu sampai didepan kita. Kita bertiga sampai mendongak keatas untuk melihat tuh wajah makhluk yang bermata merah dan bertaring dengan bulu-bulu memenuhi tubuhnya.

S kemudian nanya "Mau ngapaen kamu kesini?". Makhluk tersebut cuma tertawa. S kesal karena suara yang dikeluarkan sangat mengganggu kita bertiga. Dengan kesal S bilang "Hush mulutmu ganggu orang tidur". Tuh makhluk masih tak mau diam dan bahkan tuh makhluk sempat mengayunkan kakinya ke arah S tapi S berhasil menghindar.

S pun melayangkan pukulan beruntun ke arah makhluk tersebut dan tuh makhluk terpental kira-kira 300 meteran. Saya dan Nanang pun gak cuma diam, dan langsung membantu serangan saat tuh makhluk hendak bangkit, dan akhirnya tuh makhluk kembali ke asalnya.

Karena hari sudah malam sekitar jam 01.00, kami pun memutuskan untuk tidur karena sudah merasa tak ada gangguan lagi. Tapi sebelum tidur, kami mendapat pesan dari kyai berjubah dan bersorban agar besok hati-hati. Kami pun tidur zzz...

- Bersambung -
Baca selanjutnya......
 

Pengikut

Last 30 days visit

    About:
  • cerita
  • misteri
  • hantu
  • seram
  • mistis
  • horor
  • gaib
  • setan