Cerita Misteri Indonesia

Kumpulan cerita hantu, cerita seram, gambar hantu Indonesia.


Rubi Cha Satpam Wanita Tangguh

Published under ,
Hai bertemu lagi dengan gw Agung - Jakarta Timur. Cerita yang kali ini gw kirimkan bukan dari tempat gw tinggal, melainkan dari kisah nyata teman gw nan jauh disana yang bernama Rubi Cha (nama disamarkan), mari kita simak ...

Namanya Rubi, ia baru 3 bulan kerja sebagai satpam wanita di sebuah ruko tempat perbelanjaan berlantai 3. Sebagai wanita dia rela bekerja demi menyambung hidup asalkan "halal".

Malam pertama ketika Rubi bekerja, tepat malam Selasa kliwon pukul 02:33, Rubi mengelilingi ruko itu. Semula, Rubi mengetahui cerita dari teman-temannya bahwa ada bunyi yang aneh dan beberapa lampu sering hidup sendiri, padahal panel pusat telah dipadamkan, Rubi tak menggubris hal tersebut. Menurutnya, itu hal yang wajar dan lumrah dalam kehidupan alam ghaib. Rubi termasuk orang yang tekun beribadah, jadi ia hanya bisa berserah kepada ALLAH SWT.

Setelah beberapa saat ia mengelilingi ruko, ia melihat seorang lelaki berjalan kearahnya. Lelaki itu memakai baju seperti orang China, kaos putih dan celana hawai coklat. Kontan Rubi mengucapkan salam karena ia pikir lelaki itu seorang manusia, tetapi lelaki itu hanya terdiam sambil berlari menjauh. Rubi kaget, lalu mengejarnya, karena ia pikir orang itu ingin berniat jahat. Namun apa yang terjadi, lelaki tersebut hilang dalam sekejap. Rubi mencari ke setiap sudut, mungkin orang itu bersembunyi, dan ternyata lelaki itu telah menghilang entah kemana.

2 hari kemudian, tepat malam Jum`at, Rubi kembali bertugas malam. Menunggu giliran berkeliling membuat Rubi mengantuk dan tertidur. Tiba-tiba ia merasakan hangat di bagian wajahnya. Ketika membuka mata, ia sangat terkejut, terlihat seorang wanita berambut panjang, wajahnya terkelupas seperti habis terbakar dan taring giginya yang panjang nan runcing ke depan yang nampak jelas seolah mau mengigitnya. Spontan Rubi mengucapkan astagfirullah, sambil mendorong wajah wanita yang menyeramkan itu, dan lenyap seketika.

Lalu dimalam berikutnya, ia kembali bertemu dengan sosok lelaki yang mengenakan baju seperti orang Cina yang ia temui malam sebelumnya. Rubi pun mendekat perlahan ke arah lelaki tersebut. Namun Rubi baru tersadar ketika ia melihat kaki lelaki itu tidak menapaki lantai ruko. Rubi akhirnya mengerti bahwa lelaki itu ternyata memang bukan manusia.

Tak lama kemudian, makhluk itu hanya diam memandang kearahnya. Spontan Rubi mengulurkan tangan untuk berjabat tangan, sosok itu mendekat dan berjabat. "Dingin" itu yang dirasakan Rubi ketika berjabat tangan. Lalu sosok itu mendeham arrrggg... Rubi memandangi wajah lelaki itu, nampak jelas wajahnya, putih pucat pasi. Rubi pun membaca ayat kursi dalam hati, namun tiba-tiba kuku lelaki itu memanjang. Rubi terhentak, lalu ia membaca ayat kursi kembali dengan genggaman kuat. Tiba-tiba, "wusshh" lelaki itu menghilang dari pandangan matanya.

Rubi pun akhirnya terbiasa, namun hal itu sungguh menguras tenaganya karena hanya Rubi yang dapat melihat setiap penampakkan. Rekan sekerjanya yang lain tidak pernah melihat mahluk gaib di ruko ia bekerja, hanya sering mendengar suara aneh atau drum sampah yang menggelinding sendiri. Akhirnya Rubi disarankan oleh teman yang mempunyai indra ke 6, bahwa bila melihat sosok yang tidak jelas seperti itu jangan diladeni, cuekin saja pura-pura tidak tahu.

Dan ternyata ruko yang baru dibangun itu dahulunya memang tempat bekas pertahanan benteng zaman perang, dan kebanyakan yang berjaga di benteng itu adalah orang China. Ditambah lagi setiap toko yang berjualan, ada yang menaruh barang-barang pengasih untuk melariskan tokonya, jadi unsur energi negatif bercampur, sehingga penampakkan mahluk gaib sangat jelas sekali, padahal mereka jarang menampakkan diri dengan rupa yang mirip manusia, apalagi sampai bisa menyentuh tubuh manusia yang beda dengan tubuh mereka.

Wawlaahu` alaam. Ini ceritaku yang ke lima, terima kasih sudah mau membacanya, silahkan berkomentar ...


- Agung -
Baca selanjutnya......

Pengalaman Diganggu Mahluk Gaib Part 2

Published under ,
saya Yayan kembali lagi dengan cerita saya yang bagian kedua..

5. Saat umur saya menginjak 17 tahun dan umur ini merupakan saat-saat saya benar-benar merasakan sekali kehadiran mahluk halus dimana waktu itu saat tidur di kamar di kala malam hari (adik saya menginap di rumah saudara), tiba-tiba bulu kuduk saya merinding dan tubuh tiba-tiba bergetar. Di pikiran saya terlintas dibelakang saya seperti ada kehadiran sesosok mahluk (waktu itu saya tidurnya kesamping kanan) dan saya merasakan aura mahluk ini keras sekali sehingga membuat tubuh saya berkeringat hebat sampai-sampai membuat baju basah, tubuh saya terasa kaku dan tentunya saya tidak berani menengok kebelakang. Cukup lama saya tersiksa dalam keadaan ini (sekitar 15 menit). Saat 15 menit berlalu, tiba-tiba tubuh saya sudah bisa digerakkan dan saya memberanikan nengok kebelakang dan ternyata mahluk itu sudah tidak ada lagi. Keesokan harinya, saya merasa rumah ini sangat mencekam yang mengakibatkan efek histeris pada saya (efek ini juga dirasakan adik saya) seperti saya sering melamun, tidak pernah tidur malam, sering berteriak tanpa sebab dan sering pingsan.

6. Sewaktu bapak saya tidur di ruang tamu (waktu itu tengah malam sekitar jam 12), bapak saya merasakan seperti ada yang memeluk sangat erat sekali sampai terasa sangat sesak. Saat bapak saya mengedipkan mata, dia melihat sesosok mahluk leak dengan mata melotot mengeluarkan darah, caling yang panjang dan rambut panjang sekaki berwarna putih sedang memeluk bapaku dengan kuku-kukunya yang panjang. Didalam hati bapaku, dia mengucapkan dewa tri murti (dewa Brahma, Wisnu, Siwa dalam agama hindu beserta mantram tri sandya) dan tiba-tiba mahluk itu mulai melepaskan bapak saya.

7. Dari salah satu efek yang saya rasakan yaitu tidak pernah tidur malam, mengakibatkan saya harus memilih menonton TV sampai pagi atau kalau sudah terasa ngantuk, ya saya tidur (tapi terbilang sangat jarang saya tidur). Pernah disaat saya menonton televisi, saya merasakan pundak saya sangat berat dan paha saya sangat sakit (waktu itu posisi saya lagi duduk di sofa menghadap TV). Saya menjadi heran, kenapa tiba-tiba saya mengalami kondisi seperti ini, apakah saya menderita rematik, pegal-pegal atau semacamnya. Saat itu kebetulan adik saya bangun karena ingin buang air kecil tetapi saat lewat didepan TV (kamar mandi saya dekat dengan ruang tamu) tiba-tiba adik saya (saat ini adik saya sudah berumur 14 tahun) pura-pura tidak melihat saya dan keesokan harinya saya bertanya kepada adik saya "Kemarin malam kok kamu pura-pura gak lihat aku?". Dengan gugup Dedek menjawab "Kemarin malam thu aku lihat kamu sama 2 mahluk besar dimana 1 mahluk yang kecil mirip leak duduk dipundakmu dan yang satu lagi seperti raksasa berbulu putih dan bertaring duduk dipahamu". Saya jadinya berpikir "Pantesan pundak sama paha terasa sakit banget, jadi karena itu toh".

8. Yang terakhir, kejadian saat saya tidur dengan ditemani lilin (waktu itu mati lampu). Saya tidur dari pukul 10 malam dan tiba-tiba udara disekitarku terasa panas sekali lalu seperti ada orang yang sedang menertawakan saya. Saat saya mengedipkan mata, saya melihat kobaran api yang cukup besar diatas kulkas (padahal waktu itu lilin ditaruh diatas piring dan saya taruh piring tersebut diatas kulkas, tapi kok bisa terbakar kulkasnya). Saya pun berteriak memanggil ortu untuk memberitahukan ada kebakaran diatas kulkas tapi anehnya tubuh saya terasa kaku seperti ada yang memegang dan membekap badan saya dan beruntungnya orang tua saya mendengar jeritan saya lalu segera api dapat dipadamkan. Setelah "dipeluasin" sama orang pintar, bahwa ada mahluk iseng yang masuk kekamar saya berwujud wanita berambut panjang sekaki (seperti rangda (istilah Bali)) yang bermain-main dengan api lilin yang waktu itu ditaruh diatas kulkas.

Nah itulah pengalaman saya yang diganggu mahluk gaib, mohon maaf jika tulisannya hancur atau berantakan dan sulit dimengerti ya...


- Yayan -
Baca selanjutnya......

Pengalaman Diganggu Mahluk Gaib Part 1

Published under ,
Hai teman-teman, perkenalkan nama saya Yayan, saya orang Bali. Pada kesempatan ini saya akan menceritakan pengalaman saya tepatnya dimulai 6 Oktober 1996 dimana saya pernah mengalami serangan fisik maupun mental dari mahluk gaib penghuni rumah saya yang dulu. Oke kita langsung saja masuk cerita.

Ketika saya berumur 6 tahun, saya sekeluarga sudah pindah rumah dari kawasan Pe***** ke kawasan U***g tepatnya berada di Denpasar Timur. Pada mulanya saya tidak menaruh curiga ataupun merasa aneh terhadap rumah baru yang akan saya tempati ini (mungkin hal ini dikarenakan saat itu di kala senja dan suasananya sangat sejuk, maklum disekitar rumah baru saya ini banyak tanaman-tanaman rindang).

Di saat minggu pertama, kedua dan ketiga keadaan berjalan normal di rumah baru saya ini, akan tetapi saat mau menginjak minggu keempat, keadaan sudah terasa asing. Dimana asing disini berarti seolah-olah saya seperti tidak mengenal rumah saya lagi. Keadaaan nyaman, sejuk seolah-olah hilang entah kemana dan keadaan tiba-tiba berubah menjadi mencekam. Hal ini terbukti dari berbagai peristiwa seperti berikut ini :

1. Saya mempunyai seorang adik laki-laki, sebut saja namanya Dedek yang berumur 3 tahun. Sebelumnya Dedek dikenal anak yang pemberani (dalam hal ini artinya tidak takut kemana-mana dan tidak takut sama gelap), tetapi setelah pindah ke rumah baru ini, entah kenapa Dedek tiba-tiba menjadi penakut, sering menyendiri dan berteriak histeris. Dia bilang kepada ortu dan saya bahwa dia sering melihat sesosok kakek-kakek di gerbang depan yang berambut putih panjang, berbaju putih dan bercaling dengan mata melotot tetapi ortu saya tidak percaya dan menganggap itu hanya imajinasi anak-anak saja.

2. Berlanjut dari peristiwa diatas. Dari anggapan ortu saya tentang imajinasi anak terutama si Dedek yang melihat sesosok kakek-kakek yang menyeramkan, semakin hari Dedek semakin takut. Tapi kali ini takutnya menurut saya sangat parah karena kemana-mana Dedek tidak bisa lepas dari ibu saya, minta ditemanin kemana-mana. Dia bilang sosok kakek-kakek bercaling itu terus mengikutinya kemanapun dia pergi.

3. Sering terdengar suara hentakan kaki, tembok yang dipukul-pukul, suara-suara aneh didalam rumah dan itupun tidak mengenal waktu siang atau malam. Menurut saya yang paling spoky saat malam hari sekitar diatas jam 12 selalu terdengar suara yang berat seperti ini "heeehh..heeehhh..heeehhh", dan itu selalu terdengar di kamar saya. Anehnya dikamar ortu saya tidak terdengar suara itu (kamar tidur di rumah saya yang baru ini hanya ada dua kamar).

4. Dulu pernah saya dan adik saya dalam istilah Balinya "dipeluasin" (artinya diterawang) oleh ortu di balian (orang pintar), katanya saya dan adik saya mempunyai six sense tetapi adik saya yang lebih peka dan berhubungan dengan masalah six sense ini. Saat umur saya 10 tahun dimana waktu itu saya lagi tidur siang, saat bangun saya melihat asap yang sangat transparan berwujud sesosok mahluk yang tinggi. Tapi setelah saya coba lihat dengan teliti, ternyata asap tersebut semakin lama semakin menghilang. Setelah melihat itu, saya pun menjadi sangat merinding.

Berlanjut...
Baca selanjutnya......

Udah Males Tau!

Published under ,
Haaaiii!!! Ira di sini... Saya mau cerita tentang rumah saya yang di Depok! Cekidot.

Rumah saya itu letaknya di kec. Cimanggis Depok. Dulu, waktu umur saya masih 5 tahun (Ya... TK lah, itu setiap tengah malam pasti ada suara seperti orang yang menginjak daun2 kering.

Dan juga, di kamar orang tua saya itu ada jendela yang panjang dan remang2 gitu (waktu itu saya masih tidur bersama orang tua), pasti di balik jendela itu ada tuyul memakai topi panjang yang badannya hitam semua mengajak main saya. Karena saya sudah tahu itu hantu, maka saya langsung menarik selimut dan kembali tidur.

Nah, kejadian kedua saat sekarang ini (umur sekarang) saya sedang menuruni tangga dan tiba-tiba saya seperti di slengkat oleh sesuatu sehingga saya jatuh. Karena saya tau kalau di tangga itu ada penunggunya, langsung saya marah "Apaan sih lo! Jangan ganggu deh! Lagi buru2 tau! Kalau udah begini lo mau tanggung jawab ga?!".

Langsung saya turun ke bawah dan bilang sama mama saya "Ma.. Tadi aku di slengkat sama yang di tangga!", ujar saya kesal. "Emang ada.. Om dadan juga pernah bilang `dia` ada di pojokkan tangga" kata mama saya. "Kalo kita bisa liat udah aku jewer setannya! Ganggu2 sembarangan aja!", celetuk kakak saya.

Nah... Sekian cerita dari saya. Sebetulnya masih ada buanyak lagi cerita. Tapi kapan2 aja ya di sharenya!! Oke... Please commentnya :D
Baca selanjutnya......

Setan di Sumur Sekolah Ku

Published under ,
Hy all.. ketemu lagi bareng Boris, si anak SMPN 1 pkp. Masih ingat kan? kalau gk ingat keterlaluan kalian, masa ama penulis paling muda disini dilupakan? hehehe.. langsung aja deh.

Kejadian nya masih pagi2 banget di sekolah ku. Waktu itu, cuma ada aku, pacar ku (Sri), sama tukang bersih2 sekolah. Aku dan Sri keliling sekolah buat jalan2. Awal nya sih gk ada yang aneh, tapi waktu kami lewat sumur yang ada dibelakang sekolah, aku merasakan ada hawa dingin menusuk. Awal nya sih ku kira cuma aku aja yang ngerasa, cz aku cuma pake jaket tipis.. tapi aku ngeliat Sri kedinginan nya lebih parah dari aku. Jujur aja, jaket nya itu tebel banget lho.

Truss, aku tanya "Ngerasa juga ya?". "Iya nih, kok tiba-tiba dingin banget yah?" jawab nya. Tapi kami belum terlalu memikirkan sampai jauh. Trus, gk tau kenapa si Sri tiba-tiba gemetaran luar biasa banget. Dia lalu mengajak aku buat balik ke gerbang bareng tukang sapu. Tapi aku menolak karena aku masih penasaran dengan hawa dingin itu, yah Sri ngikut aja.

Awal nya pas kami ngelewatin sumur belum ada apa2, tapi tiba-tiba, nama kami berdua dipanggil. Aku noleh kebelakang, gk ada apa2. Truss, aku ngedengar ada orang minta tolong. Ku tanya sama Sri dia ada dengar apa gk, ternyata dia juga dengar. Itu suara setelah kami cari ternyata berasal dari sumur itu, kami pun langsung menuju kesitu, dan kami melihat ada seseorang yang sedang duduk di atas sumur.

Secara gk sengaja, kaki Sri menginjak botol... "treek", dan suara botol itu menyebabkan seseorang tadi langsung menoleh ke arah kami. Awal nya dia hanya menunjukkan wajah nya yang jelek kaya bekas kena tusuk berkali2. Tapi, setelah dia melihat kami terpaku agak lama, dia langsung menunjukkan taringnya.

Awal nya kami mencoba untuk berteriak, tapi suara kami tertahan. Setelah itu dia kembali masuk kedalam sumur, dan baru lah kami dapat berteriak lalu kemudian lari. Si tukang sapu heran melihat kami berlari2 kaya dikejar setan (bukan dikejar sih, tapi ngeliat) langsung nanya "Kok kaya abis dikejar setan gitu?". "Gk pak, bukan dikejar", kata ku. "Lalu?", si tukang sapu pun makin heran. "Abis ngeliat setan pak, di sumur belakang", kata Sri.

Kemudian si tukang sapu pun bercerita kalau di sumur itu ada seorang cewek yang meninggal mengenaskan karena diperkosa orang tak bertanggung jawab. Karena dia terus meronta, dia langsung dilempar ke kawat berduri dan muka nya tersangkut, ia kemudian meninggal. Lalu para orang tadi langsung membuang nya ke sumur tersebut. Mungkin arwah nya penasaran ingin membalas dendam.

Nah, udah dulu ya posting ke 3 ku, cz aku nulis ini dah malem banget. Maaf kalau gk serem.
Baca selanjutnya......

Kejawen

Published under ,
Ini adalah kali pertama aku menulis cerita tentang mistis (anak baru di sini) so... minta maap adja ya kalau agak kacau, but ini pengalaman ku yang nyata. Perkenalkan namaku Lucky, aku orang Jawa asli, aku menganut aliran Kejawen walau aku punya agama (Katolik). Nah pengalaman ini aku lakukan baru2 ini 14 April 2012.

Aku dan semua orang di kampungku mengikuti aliran Kejawen (bahkan para ustad and pimpinan agamaku). Kami sering disebut aliran sesat, padahal inti dari aliran Kejawen adalah berkomunikasi dengan alam lain. Dan yang paling penting saling membantu dan meminta restu untuk melakukan sesuatu (misal saat panen kami memberi "sesajen" pada yang "punya" sawah).

Salah satunya yang tidak suka dengan kami adalah seorang pindahan asal Aceh. Dia boleh dibilang taat banget beragama, tapi dia enggak suka sama kami (masyarakat). Pernah waktu itu mbau-rekso (yang punya tempat) desa kami marah karena sudah hampir 3 bulan endak diberi "sesajen" lagi sehingga 3 warga kami hilang. Dan akhirnya kami adakan upacara khusus agar mbau-rekso enggak marah.

Upacaranya sih enggak sesesat yang kalian pikir. Kami meletakkan "sesajen" itu di pohon beringin dekat kuburan karena dipercaya dia tinggal disitu (ditambah dengan beberapa penampakan-nya). Kami juga memohon sama Yang Kuasa untuk membantu melepaskan mereka dari tangan mbau-rekso. Hasilnya, esok-nya mereka ditemukan di bawah pohon itu. Berikutnya kami melakukan upacara seperti biasa agar mbau-rekso enggak marah, dan memohon sama Yang Kuasa agar melindungi kami dari bencana.

"Sesajen" kami letakkan, kebetulan aku dapat tugas jaga ronda juga. Malam jam 01.58 aku melewati tempat itu dan aku terkejut. Untuk pertama kalinya aku lihat sosok mbau-rekso secara langsung. Wujudnya kayak genderuo, tinggi-nya aku taksir hampir 3 meter, tubuh-nya di selimuti sama bulu hitam, wajahnya kayak singa, gigi semua taring dan ada 2 taring di atas yang panjang banget, matanya hitam dan ada titik warna putih di tengah2 nya, kukunya hitam dan panjang banget, punya ekor juga. Dia dikelilingi sama makluk halus lain kayak pocong, kuntilanak dan genderuo. Yang bikin aku kaget adalah ada sundel bolong lagi liatin aku tepat disebelah kiri aku (aku tau dia sundel bolong karena dia langsung menuju ke mbau-rekso pas selesai mengambil "sesajen", belakang-nya bolong, bener kelihatan tulang punggungnya dan organ di dalamnya).

Aku diem adja melihat semua itu. Aku ingat sama kata kakak ku, "Kalau kamu ketemu sama mbau-rekso, lebih baik kamu diem adja jangan pergi karena bisa dianggap lancang sama dia". Setelah dia ambil, dia mendekat ke aku. Jujur aku takut banget. Terus aku bilang "Mbah kulo nyuwon ngapunten yen kulo ganggu panjenengan" (Kek aku minta maaf kalau aku mengganggu kamu). Dia masih deket ke aku dan dia bicara ke aku "Koe ki sopo le" (Kamu itu siapa nak), dengan suara berat dingin, dan bernada datar. "Kulo putro mriki mbah putro ne Jono" (Aku anak sini kek anak-nya Jono (ayah ku)). Setelah berkata itu dia menghilang dan terdengar suara "Aku ngekeki koe sak wisine pangikut`e aku men koe selamet" (Aku akan memberi kamu salah satu pengikutku agar kamu selamat).

Aku diam adja ampek kurasakan rasa panas, aku tau ada yang sedang masuk ke tubuhku karena kalau kita merasa panas berarti kita sedang kemasukan, dan kalau dingin berarti ada yang datang. Aku tak sadarkan diri. Kemudian aku bangun, dan kalian tau apa yang aku lihat pertama kali??? sosok kuntilanak sedang berada di sebelahku. Kelihatan banget dengan jelas malah. Wangi bunga kamboja tersengat dari tubuhnya, yah itu sih aku enggak kaget karena aku pernah liat kuntilanak dari dekat dan emang kembang kamboja jadi ciri khas kalau dia muncul.

So sekarang aku aman2 adja karena setiap ada yang mau jailin aku pasti aku diperingatkan sama dia. Kalau pagi/siang aku denger dia dari dalam tubuhku, kalau malam dia berbicara di sebelahku.

--- maaf kalau enggak serem tapi ini kisah nyataku---
Mohon komentarnya, dan buat yang penasaran sama orang pindahan dari Aceh itu akan ku ceritakan lagi nanti. So thanks.
Baca selanjutnya......
 

Pengikut

Last 30 days visit

    About:
  • cerita
  • misteri
  • hantu
  • seram
  • mistis
  • horor
  • gaib
  • setan